Breaking News:

Tak Bisa Intervensi KLB PSSI, Joko Widodo Harap Ketua Umum PSSI Terpilih Miliki Integritas Baik

Presiden Joko Widodo memastikan tidak ada campur tangan pemerintah saat Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menggelar Kongres Luar Biasa

Editor: ade mayasanto
TRIBUNNEWS.COM
Logo PSSI dan FIFA 

"Salah satu pilar sepak bola, selain pelatih, pemain, dan suporter, ada wasit. Saya sudah sampaikan tadi di pengantar, saya ingin jadi ketua komite wasit," ungkap Andre Rosiade.

Mengenai keinginannya tersebut, Andre Rosiade pun mengungkap alasannya.

"Kenapa ? Karena memang salah satu untuk memastikan kompetisi ini bisa berjalan lancar itu adalah wasit," akui Andre Rosiade.

Kepada Najwa Shihab, Andre Rosiade pun mengulas soal programnya kelak jika terpilih menjadi Exco PSSI.

Andre Rosiade menyebut konsentrasinya akan terpusat pada wasit.

"Bagaimana sekarang kita bisa memastikan kompetisi itu bebas dari mafia.

Untuk itu, saya terus terang saja. Saya mengincar ketua komite wasit.

Dalam rangka, seandainya saya terpilih jadi komite wasit, saya akan bekerja sama dengan satgas anti mafia sepabola," pungkas Andre Rosiade.

Tak hanya itu, Andre Rosiade juga mengaku akan konsentrasi dengan kesejahteraan wasit.

Sebab menurut Andre Rosiade, hal tersebut menjadi penting untuk kemajuan sepak bola tanah air.

"Untuk memastikan wasit kami, datang untuk memimpin pertandingan.

Merasa aman. Karena kita tahu wasit itu sering diteror.

Yang kedua memastikan wasit itu tidak disuap. Dengan cara kita meningkatkan kesejahteraan," ungkap Andre Rosiade semangat.

Langsung memotong ulasan Andre Rosiade, Najwa Shihab pun menimpali ucapan sang anggota DPR RI itu.

Namun seolah tak terima, Andre Rosiade justru tetap melanjutkan komentarnya.

"Baik," timpal Najwa Shihab.

"Sebentar Na belum selesai," kata Andre Rosiade.

"Kita harus kasih kesempatan ke yang lain," imbuh Najwa Shihab.

Melanjutkan pernyataannya, Andre Rosiade justru semakin bersemangat untuk mengkampanyekan dirinya.

Bahkan dengan nada tinggi, Andre Rosiade menggumamkan soal kesejahteraan wasit yang akan ia tangani.

"Sogok-sogok itu sebenarnya enggak besar. Wasit itu disogok hanya Rp 50 juta, Rp 10 juta, kenapa ? karena kesejahteraannya tidak cukup," pungkas Andre Rosiade.

Tak hanya itu, Andre Rosiade juga tampak menyinggung soal keterbukaan dari PSSI yang harus dilakukan.

"Makanya ke depannya saya mendorong.

Kontrak-kontrak yang ada di PSSI dibuka secara transparan. Jangan hanya sekjen, deputi sekjen yang tahu.

Bahkan Pak Refrizal dia Exco PSSI enggak tahu tuh kontrak di PSSI," teriak Andre Rosiade.

Mengakhiri kampanyenya, Andre Rosiade pun kembali meyakinkan bahwa ia serius ingin menangani PSSI.

"Untuk itu lah, Andre Rosiade jadi Exco, membuka hal itu semuanya Na," tutup Andre Rosiade.

Usai mendengar kampanye Andre Rosiade, Najwa Shihab langsung menimpalinya.

Najwa Shihab tampak menyindir soal kerjaan Andre Rosiade di DPR yang masih banyak.

Karenanya, Najwa Shihab pun meminta Andre Rosiade untuk fokus saja di DPR daripada di PSSI.

Sindiran yang diucap Najwa Shihab itu rupanya memicu tawa di antara para tamu yang hadir.

La Nyalla Mattalitti hingga Refrizal terlihat tertawa saat mendengar sindiran dari Najwa Shihab.

"Sebelumnya Anda masih banyak kerjaan di DPR sih. Tadi saya mau bilang. Anda kan orang DPR.

Jadi DPR fokus ke DPR saja lah dulu," ucap Najwa Shihab.

Tak terima dirinya disindir, Andre Rosiade pun menimpali Najwa Shihab.

"Nanti saya jawab ya," ucap Andre Rosiade. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tak Bisa Intervensi, Jokowi Harap Kongres PSSI Lahirkan Ketum Berintegritas", https://nasional.kompas.com/read/2019/11/01/17314121/tak-bisa-intervensi-jokowi-harap-kongres-pssi-lahirkan-ketum-berintegritas.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved