Program Tentara Manunggal Membangun Desa, Membangun Indonesia dari Pesisir Perbatasan yang Terisolir

Program Tentara Manunggal Membangun Desa, Membangun Indonesia dari Pesisir Perbatasan yang Terisolir

Program Tentara Manunggal Membangun Desa, Membangun Indonesia dari Pesisir Perbatasan yang Terisolir
HO/ Pendam VI Mulawarman
Prajurit TNI melakukan pembangunan jembatan kayu sebagai lintasan masyarakat di desa Long Bisai Kecamatan Mentarang, Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara. 

TRIBUNKALTIM.CO, MALINAU - Program Tentara Manunggal Membangun Desa, Membangun Indonesia dari Pesisir Perbatasan yang Terisolir

Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) merupakan suatu wujud bakti TNI secara nyata membantu masyarakat dalam mengatasi keterbatasan infrastruktur dan sarana prasarana umum di daerah - daerah.

Sasaran utamanya adalah pembangunan daerah terpencil dan pulau kecil terluar sesuai program Pemerintah Pusat yang membangun Indonesia dari pinggiran.

Seperti program TMMD ke-106 yang resmi dibuka pada 2 Oktober 2019 lalu dan dilaksanakan serentak di Kodim-kodim yang ada Indonesia.

BACA JUGA

Final, Presiden Joko Widodo Tak akan Terbitkan Perppu KPK, Meski Banyak Korban Jiwa, Ini Alasannya

Ahok dan Antasari Azhar Berpeluang Duduki Dewan Pengawas KPK, Presiden Jokowi yang Tunjuk Langsung

Duel Persebaya vs PSM Makassar Ditunda, Kedua Tim Dapat Sanksi Komdis PSSI Termasuk Persib & Persija

Setelah Cetak Gol, Ezechiel NDouassel Jadi Tumbal Kemenangan Persib Bandung di Markas Kalteng Putra

Salah satunya dilaksanakan di wilayah Kodim 0910/ Malinau di bawah Kodam VI/Mulawarman.

Dilansir dari siaran pers yang TribunKaltim.co terima, Kodim 0910/Malinau sebagai salah satu pelaksana TMMD ke 106 tahun 2019 ini di wilayah perbatasan Indonesia dan Malaysia.

Dimana wilayah tersebut merupakan wilayah yang serba kesulitan.

Mulai dari kesulitan akses jalan raya, sarana transportasi hingga sarana infrastruktur lainnya.

Satu di antaranya adalah Desa Long Bisai, Kecamatan Mentarang, Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara.

Masyarakat yang mendiami desa ini hampir tidak pernah merasakan fasilitas infrastruktur yang memadai sehingga berdampak pada tingginya harga jual kebutuhan pokok.

Prajurit TNI melakukan pembangunan jembatan kayu sebagai lintasan masyarakat di desa Long Bisai Kecamatan Mentarang, Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara.
Prajurit TNI melakukan pembangunan jembatan kayu sebagai lintasan masyarakat di desa Long Bisai Kecamatan Mentarang, Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara. (HO/ Pendam VI Mulawarman)
Halaman
123
Penulis: Zainul
Editor: Rita
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved