RIP Afridza Munandar

Ucapan Duka Marc Marquez untuk Pebalap Afridza Munandar, 'Sad Day for Motorcycling'

Pebalap Marc Marquez turut berduka cita atas kepergiaan Pebalap Indonesia Afridza Munandar setelah kecelakaan maut di sirkuit Sepang, Malaysia

Instagram Marc Marquez Official
Instagram Marc Marquez Official 

Setelah bersenggolan, Afridza Munandar terlihat terjatuh.

Red flag langsung dikibarkan dan balapan langsung dihentikan.

Terlihat ada dua motor yang tidak kembali ke pit.

Yaitu motor milik Afridza Munandar dan motor dengan nomor 22 milik Shinji Ogo pembalap asal Jepang.

Motor dengan nomor 22 terlihat diangkut oleh marshal dan terlihat roda depan terkunci sehingga tidak dapat berputar dengan normal.

Marshal pun mengangkat motor dengan tali strep mengaitkan di roda depan.

Sesaat setelah kecelakaan, pembalap berusia 20 tahun tersebut mendapatkan pertolongan pertama dari tim medis di pinggir lintasan.

Setelah itu Afridza Munandar langsung dibawa dengan helikopter menuju Rumah Sakit Kuala Lumpur untuk mendapatkan pertolongan lebih lanjut.

Meskipun tim medis dan pihak rumah sakit sudah berusaha keras, sayangnya nyawa Afridza Munandar tidak dapat tertolong karena luka-lukanya yang parah.

Afridza Munandar sendiri merupakan pembalap yang menonjol di ATC 2019.

"Hari yang menyedihkan di balap motor. Afridza Munandar meninggal siang ini karena meninggal usai kecelakaan saat balapan Asia Talent Cup. RIP Afridza," tulis Marc Marquez dalam akun Instagram-nya.

Prestasi Afridza Munandar

Pebalap Afridza Munandar.
Pebalap Afridza Munandar. (motogp.com)

Dalam profil Afridza Munandar, ia punya sederet prestasi yang membanggakan.

Pebalap kelahiran Tasikmalaya, 13 Agustus 1999 itu, sering naik turun podium saat balapan di kejuaraan nasional.

Afridza merupakan jebolan Astra Honda Racing School (AHRS).

 Afridza adalah salah satu pebalap terbaik lulusan Astra Honda Racing School pada tahun 2017.

Sebagai pebalap muda berbakat, ia terpilih seleksi Dorna Sport untuk mengikuti ajang balap ATC sejak 2018.

Ia pernah menjajal balapan ketahanan yang bergengsi di Jepang, yakni Suzuka Endurance 4 Hours.

Di ATC 2019, Afridza pernah membuat bendera Merah Putih berkibar di Thailand, setelah berhasil menjuarai Race 1.

Afridza berada di posisi ketiga klasemen dengan 142 poin, 27 angka tertinggal dari pemimpin klasemen sementara.

Telah dua kali memenangi seri Asia Talent Cup 2019.

Selain itu, ia juga empat kali masuk podium dengan dua kali finis di urutan kedua (dua kali) dan di urutan ketiga (dua kali).

Tahun ini, Afridza menjadi andalan Astra Honda Racing Team Indonesia untuk memperebutkan gelar juara akhir pekan ini di Asia Talent Cup dengan bekal dua kemenangan, dua kali runner up, dan dua kali posisi ketiga selama satu musim.

Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Meninggal di Sepang, Afridza Munandar Pebalap Indonesia Berprestasi

Editor: ade mayasanto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved