Penanggulangan Banjir Samarinda, Pengerukan Sungai Karang Mumus Terus Dikebut, Begini Progresnya

Penanggulangan banjir, Pengerukan Sungai Karang Mumus di Samarinda Kalimantan Timur terus dikebut, Begini Progresnya.

Penanggulangan Banjir Samarinda, Pengerukan Sungai Karang Mumus Terus Dikebut, Begini Progresnya
TribunKaltim.Co/Nevrianto Hardi Prasetyo
NORMALISASI SUNGAI KARANG MUMUS-Pengerukan Normalisasi Sungai Karang Mumus guna antisipasi bencana banjir oleh sebuah alat berat excavator Amphibi berlangsung kawasam Sungai Karang Mumus (SKM) yang membelah jalan Abdul Muthalib kelurahan Sungai Pinang Luar dan Jalan Abdul Rahman Saleh (eks jalan kehewanan) dan jalan Biawan,kota Samarinda Kalimantan  Timur, Senin (4/11/2019). 

Kemudian, sisi kedua ada di Gang Nibung sampai ke Jembatan Perniagaan sebanyak 205 rumah.

"Jadi jumlah total rumah yang terdata 800 rumah sekian," lanjutnya menjelaskan.

Ditanyakan soal dana untuk melaksanakan kegiatan pembongkaran, Endang mengungkapkan, tidak memiliki kewenangan untuk menyampaikan hal itu.

Namun, sebelumnya Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kalimantan Timur mengajukan Rp 21 miliar di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD Perubahan) 2019 untuk kelanjutannya program ini.

"Jangan tanya kesaya kalau soal dana. Tanya ke Bappeda saja. Kalau saya ini, ditanya soal pendataan rumah-rumah yang akan dibongkar dan sosialisasi ke Masyarakat.

Kalau dana itu, semua dari Pemprov Kalimantan Timur.

Tapi, bukan hanya di lokasi yang saya sebut tadi saja.

"Biaya untuk di Sungai Mati di DI Panjaitan juga masuk dalam rencana pembiayaan," paparnya.

Dana santunan untuk rumah warga yang akan dibongkar, Endang menyatakan, masih menunggu penentuan tim appraisal lembaga independen yang memang ditugasi untuk menghitung jumlah santunan yang akan diberikan kepada warga terkena dampak program normaslisasi SKM.

"Masih dihitung dulu sama tim appraisal. Mereka yang menghitungnya," ujarnya singkat sembari menjelaskan, penghitungan untuk memantapkan data jumlah rumah sementara sekaligus pemeriksaan menunggu hasil tim yang turun langsung di lapangan.

Halaman
1234
Penulis: Cahyo Wicaksono Putro
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved