UMK Balikpapan 2020 Sudah Disepakati Walikota Balikpapan akan Diajukan ke Gubernur Kaltim

UMK Balikpapan 2010 dudah disepakati Walikota Balikpapan tinggal disampaikan ke Gubernur Kaltim

UMK Balikpapan 2020 Sudah Disepakati Walikota Balikpapan akan Diajukan ke Gubernur Kaltim
TRIBUNKALTIM.CO/ MIFTAH AULIA
Walikota Balikpapan Rizal Effendi 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - UMK Balikpapan 2020 dudah disepakati Walikota Balikpapan, tinggal disampaikan ke Gubernur Kaltim

Upah Minimum Kota  atau UMK Balikpapan telah disepakati Walikota Balikpapan Rizal Effendi, Senin (4/11/19).

Besaran UMK sudah diputuskan dan ditandatangani sesuai dengan kesepakatan dengan Dewan Pengupahan.

"Saya sudah sepakat, sudah saya tandatangani, tinggal disampaikan ke Gubernur Kaltim Isran Noor.

Tidak ada pengurangan tidak ada penambahan. Untuk angkanya tadi 3 koma berapa tepatnya saya tidak hafal, tanya Disnaker saja," ujar Rizal Effendi, Senin (4/11/19).

Rizal Effendi menyebutkan, bahwa angka yang sudah disepakati tersebut sudah sesuai dengan kesepakatan Dewan Pengupahan Kota Balikpapan.

Meski Upah Minimun Provinsi  atau UMP Kaltim  sudah ditetapkan Gubernur Kaltim pada 1 November 2019,

namun Pemkot Balikpapan sendiri baru akan menetapkan Upah Minimum Kota pada tanggal 21 November mendatang.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Tirta Dewi mengatakan, tidak ada yang perlu diprotes mengenai kenaikan tersebut.

"Mengenai kisarannya sudah tidak perlu diganggu gugat 8,51%, rasanya itu sudah umum.

Halaman
1234
Penulis: Miftah Aulia Anggraini
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved