Breaking News:

126 Guru akan Diterima di CPNS 2020, Dinas Pendidikan Balikpapan Masih Kekurangan Guru MIPA

126 guru akan diterima di CPNS 2020, Dinas Pendidikan Balikpapan masih kekurangan guru MIPA

Penulis: Miftah Aulia Anggraini | Editor: Samir Paturusi
TribunKaltim.Co/miftah aulia anggraini
Muhaimin, Kepala Dinas Pendidikan Balikpapan 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN-126 guru akan diterima di CPNS 2020, Dinas Pendidikan Balikpapan masih kekurangan guru MIPA

Pendaftaran penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil atau CPNS 2019 Balikpapan secara serentak akan dibuka pada tanggal 11 November 2019 ini.

Pemerintah Kota Balikpapan tahun ini kebagian 250 formasi dan 60 persen formasi tersebut berasal dari tenaga pengajar atau guru yaitu memiliki kuota sebanyak 126.

Saat ditemui Tribunkaltim.co, Kepala Dinas Pendidikan Kota Balikpapan, Muhaimin mengatakan sebaran guru nantinya akan diprioritaskan untuk guru Sekolah Dasar (SD).

"Paling banyak yang dibutuhkan lebih ke guru kelas untuk SD, guru mata pelajaran (mapel) SMP hanya sebagian.

Pelamar CPNS 2019 Diminta Tak Pakai HP saat Daftar di sscasn.bkn.go.id, Lakukan Ini Bila Gagal Login

Setelah Ribut dengan Ahok, Anies Baswedan Kini Tantang Sri Mulyani, Juga Singgung Tito Karnavian

CPNS 2019 sscasn.bkn.go.id Sepele, Tapi Ini Jelas Dilarang Saat Seleksi ada yang Disimpan dalam Bra

Prosentasenya sendiri 70 persen guru SD dan 30 persen guru mapel di SMP," ujar Muhaimin kepada Tribunkaltim.co.

Muhaimin sendiri mengharapkan, adanya penambahan CPNS di tahun ini dapat membuat para guru honorer menjadi naik status sebagai guru PNS.

Ia menyebutkan bahwa Balikpapan masih kekurangan guru PNS yang harus ada di setiap sekolah.

Hal itu membuat Dinas Pendidikan harus mengambil guru PNS yang dianggap lebih dari sekolah yang lain.

Muhaimin menambahkan, saat ini hampir kekurangan guru di semua mata pelajaran.

Ia menyebutkan, hanya guru mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris saja yang jumlahnya masih aman.

"Yang kurang itu guru MIPA, banyak guru matematika sudah pensiun.

Kemudian guru seni budaya malah kita tidak punya, termasuk guru Bimbingan Konseling itu juga tidak ada," tuturnya.

Sementara itu, untuk 126 formasi persebaran guru ini akan ditinjau terlebih dahulu untuk dapat memetakan pendistribusian guru ke sekolah yang membutuhkan.

Perlu diketahui, saat ini Kota Balikpapan sendiri memiliki 136 SD Negeri dan 23 SMP terpadu yang masing-masig jumlahnya akan bertambah satu sekolah di tahun depan. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved