Aliran Sesat Puang Lalang di Sulawesi Selatan, Bayar Rp 10 Ribu Auto Surga dan Lecehkan Al Quran

Ini aliran sesat Puang Lalang di Sulawesi Selatan, bayar Rp 10 Ribu auto surga dan lecehkan Al Quran.

Aliran Sesat Puang Lalang di Sulawesi Selatan, Bayar Rp 10 Ribu Auto Surga dan Lecehkan Al Quran
Kolase Tribun Kaltim
Puang Lalang pendiri aliran sesat Tarekat Tajul Khalwatiyah Syekh Yusuf 

TRIBUNKALTIM.CO - Aliran Sesat Puang Lalang di Sulawesi Selatan, Bayar Rp 10 Ribu Auto surga dan Lecehkan Al Quran.

Belum lama ini Polres Gowa Sulawesi Selatan mengungkap praktik aliran sesat yang digagas Puang Lalang.

Sejatinya, aliran sesat ini tak lebih dari upaya penipuan Puang Lalang kepada pengikutnya yang dijanjikan auto surga setelah memberi sejumlah uang.

Media Asing The Guardian Beber Sederet Kegagalan Jokowi Maruf Amin, Termasuk Tunjuk Prabowo Subianto

 Respon Faldo Maldini dan Rian Ernest Tahu Mahfud MD Pasangan dengan Anies Baswedan di Pilpres 2024

 Anies Baswedan Sebut Sri Mulyani dan Tito Karnavian Kurang Kerjaan Jika Sisir APBD DKI Jakarta

 Diserang Rocky Gerung, Ikhwan Zein Diterpa Masalah, Menkopolhukam Mahfud MD Pilih Pulang Kampung

Entah apa yang merasuki Puang Lalang sehingga menyesatkan banyak orang.

Kini, dia harus mendekam di balik jeruji besi di Polres Gowa Provinsi Sulawesi Selatan gara-gara Tarekat Tajul Khalwatiyah Syekh Yusuf.

Satuan Reserse Kriminal ( Sastreskrim ) Polres Gowa berhasil mengungkap dugaan tindak pidana baru dilakukan Puang Lalang (74) pemimpin aliran Tarekat Tajul Khalwatiyah Syekh Yusuf di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan ( Sulsel )

Tindak pidana baru yang berhasil diungkap yakni dugaan tindak pidana penipuan, penggelapan, pencucian uang, serta pencatatan nikah, talak, dan rujuk.

Kapolres Gowa AKBP Shinto Silitonga mengatakan, Puang Lalang yang kini berstatus tersangka memberikan kartu wipiq atau Kartu surga kepada pengikutnya sebagai tanda keanggotaan.

Pengikut aliran Tarekat Tajul Khalwatiyah Syekh Yusuf dipimpin Puang Lalang diwajibkan membayar uang tunai sebesar Rp10 ribu hingga Rp 50 ribu untuk mendapatkan Kartu surga itu.

"Modus pelaku menyebarkan aliran sesat dan menyesatkan dengan cara melakukan baiat, mendoktrin pengikutnya lalu menjanjikan keselamatan dunia dan akhirat," kata AKBP Shinto Silitonga di Polres Gowa, Sungguminasa, Kabupaten Gowa, Senin (4/11/2019).

Halaman
1234
Editor: Rafan Arif Dwinanto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved