Breaking News

BREAKING NEWS Kebakaran Melanda Samarinda Kaltim, Sejumlah Ibu Hamil Menceburkan Diri ke Rawa

Breaking News. Ada kebakaran melanda Samarinda Kaltim, Sejumlah Ibu Hamil Menceburkan Diri ke Rawa di Samarinda Kalimantan Timur.

BREAKING NEWS Kebakaran Melanda Samarinda Kaltim, Sejumlah Ibu Hamil Menceburkan Diri ke Rawa
TribunKaltim.Co/Christoper D
SI JAGO MERAH - Petaka kebakaran terjadi di Jalan KH Wahid Hasyim, Gang Rimba 3, RT 9, Kelurahan Sempaja Timur, Kecamatan Samarinda Utara, Kota Samarinda Provinsi Kalimantan Timur atau Kaltim pada Selasa (5/11/2019). 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Breaking News. Ada kebakaran melanda Samarinda Kaltim, Sejumlah Ibu Hamil Menceburkan Diri ke Rawa

Kebakaran kembali menimpa warga Kota Tepian. Kali ini si jago merah melalap bangunan tempat tinggal warga di kawasan Samarinda Utara, Kota Samarinda, Kalimantan Timur atau Kaltim

Kebakaran terjadi di Jalan KH Wahid Hasyim, Gang Rimba 3, RT 9, Kelurahan Sempaja Timur, Kecamatan Samarinda Utara sekitar pukul 10.40 Wita, Selasa (5/11/2019).

Bangunan tempat tinggal warga yang berada di kawasan rawa membuat warga sekitar benceburkan diri ke rawa menyelamatkan diri, termasuk sejumlah ibu hamil.

Tidak sedikit warga yang pingsan akibat kejadian itu, bahkan terdapat di antaranya dua ibu hamil yang tidak sadarkan diri.

Bangunan yang terbuat dari kayu membuat api dengan cepat menjalar ke bangunan lainnya, hal itu diperparah dengan hembusan angin yang cukup kencang.

"Ketika ada orang lari-lari teriak kebakaran, posisi saya di depan rumah gendong anak. Karena api dekat rumah, saya lari juga, saya lompat ke rawa, anak saya sempat keminum air rawa," ucap Ninik Sriyani (29), salah satu warga yang rumahnya ludes terbakar, Selasa (5/11/2019).

Ninik pun tidak sama sekali dapat menyelamatkan barang-barangnya. Namun demikian, dirinya bersyukur balitanya selamat.

"Yang penting anak saya dulu, kasian dia tadi keminum air rawa," imbuhnya.

Dari informasi yang ada, api membesar berasal dari bangsalan delapan pintu milik Jannah (53). Bahkan, api membesar hingga menyebrang ke bangunan lainnya yang berada di seberang jalan.

"Kalau asal api memang dari bangsalan saya, tapi saya tidak tahu dari pintu mana, yang jelas semua pintu terisi, hanya saja ada yang sedang keluar," ucap Jannah.

Jannah pun cukup terpukul dengan kejadian tersebut, pasalnya bangunan bangsalan miliknya tersebut belum lunas cicilan pembangunanya di bank.

"Belum lunas, tinggal setahun lagi lunas," imbuhnya.

Sementara itu, dari data sementara yang ada, akibat kejadian tersebut, terdapat empat bangsalan 16 pintu ludes terbakar, serta 64 jiwa dari 16 kepala keluarga (KK) kehilangan tempat tinggal.

Personel gabungan dari Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Samarinda serta unsur relawan berhasil memadamkan api kurang lebih setengah jam kemudian.

Kondisi hujan juga membantu proses pemadaman. Sementara itu, sejumlah warga yang pingsan, terutama ibu hamil telah mendapatkan perawatan dari petugas keamanan.

Plt Kasi Ops Pemadaman dan Investigasi Damkar Samarinda, Sunardi Siman menerangkan, pada penanganan kebakaran kali ini, pihaknya mengerahkan sejumlah posko pemadam.

"Dibantu relawan pada penanganan kebakaran ini. Sekarang api sudah dapat ditangani," tegasnya.

Dirinya tidak menyangkal, banyaknya warga yang mengerubungi sekitar lokasi kebakaran mengakibatkan upaya pemadaman terhambat.

"Tentu itu sangat menghambat, seharusnya warga menjauh saja, agar petugas dapat konsentrasi lakukan pemadaman," imbuhnya.

Sementara itu, terkait dengan penyebab api membesar, pihak kepolisian dari Polsek Sungai Pinang tengah melakukan penyelidikan terkait hal itu. 

Daftar nomor telepon Mobil Pemadam Kebakaran di Samarinda

Musibah kebakaran kerap terjadi di Kota Samarinda. Bahkan, intensitas terjadinya kebakaran di kota Tepian tergolong sering terjadi dibandingkan dengan kabupaten/kota lainnya di Kaltim.

Di Kota Samarinda, kebakaran tidak hanya terjadi di kawasan permukiman saja, namun terjadi di lahan maupun kawasan hutan.

Selain mengakibatkan kerugian material bagi korbannya, beberapa kasus kebakaran di Kota Samarinda juga mengakibatkan meninggalnya korban jiwa.

 BREAKING NEWS: Mantan Anggota Dewan Tersangka Kasus Korupsi RPU Dilimpahkan ke Kejaksaan Hari Ini

 Ingin Lanjut Kuliah? Ini 5 Perguruan Tinggi Negeri di Samarinda yang Bisa Jadi Pilihan

 Survei Elektabilitas Terbaru Jokowi vs Prabowo - Prabowo Unggul di Trend of Awareness 

Masyarakat pun diminta untuk tetap waspada, serta rutin memeriksakan kompor, instalasi listrik dan faktor penyebab kebakaran lainnya

Di Kota Samarinda, terdapat Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) yang selalu siap siaga dalam pencegahan, serta penanggulangan kebakaran.

Terdapat 11 posko Damkar yang tersebar diseluruh kecamatan, dengan dilengkapi peralatan pemadaman, mulai dari truk tangki, mesin portable, selang, serta kelengkapan lainnya.

Bahkan, di posko induk Damkar, standby sejumlah kendaraan alat berat yang dapat difungsikan untuk menjangkau lokasi yang tinggi, seperti di hotel, maupun bangunan tinggi lainnya.

Namun demikian, personel Damkar tidak melulu bertugas untuk memadamkan si jago merah saja. Tapi, personel Damkar juga dapat membantu masalah warga, seperti melakukan evakuasi terhadap ular yang ada di rumah warga, membantu kucing yang terjebak di tempat ketinggian, hingga mengevakuasi sarang tawon yang berada di lingkungan masyarakat.

Kepala Dinas Damkar Kota Samarinda, Nursan mengungkapkan, pihaknya siaga 24 jam dalam penanganan maupun antisipasi terjadinya kebakaran lahan.

"11 posko yang ada siap siaga dengan armada yang juga siap digunakan," tegasnya.

 Soal Isu Larang SPBU Buka Operasional 24 Jam, Pemkot Balikpapan Beri Jawaban Begini 

 Kuasa Hukum Ajukan Fadli Zon dan Prabowo Subianto Jadi Penjamin Penangguhan Penahanan Ahmad Dhani

 Seputar Piala Oscar, Sejarah hingga Deretan Film yang Didiskualifikasi dari Penghargaan

Terkait dengan maraknya terjadi kebakaran, terutama kebakaran lahan yang akhir-akhir ini kerap terjadi, Nursan meminta kepada warga, terutama kepada warga yang merokok agar tidak sembarangan membuang puntung rokoknya.

Pasalnya puntung rokok yang dibuang sembarangan kerap jadi sebab munculnya api yang mengakibatkan kebakaran lahan.

Guna memudahkan pemadam untuk segera memadamkan api jika terjadi kebakaran, masyarakat diminta untuk membantu memberikan informasi yang jelas, serta dapat dipertanggung jawabkan.

Berikut 11 Posko Damkar Kota Samarinda yang tersebar di seluruh Kecamatan di Kota Samarinda:

1. Posko I (Posko Induk)
Jalan Mulawarman, 0541-742492

2. Posko II
Jalan KH Wahid Hasyim, 0541-220767

3. Posko III
Jalan MT Haryono, 0541-742492

4. Posko IV
Jalan Untung Suropati, 0541-273313

5. Posko V
Jalan Sultan Hasanuddin, 0541-262150

Akibat pemakaran sampah, kebakaran besar nyaris terjadi di jalan Remaja, RT 28. Beruntung api dapat segera dipadamkan petugas pemadam kebakaran, berserta unsur LSM relawan, Sabtu (15/12/2018).
Akibat pemakaran sampah, kebakaran besar nyaris terjadi di jalan Remaja, RT 28. Beruntung api dapat segera dipadamkan petugas pemadam kebakaran, berserta unsur LSM relawan, Sabtu (15/12/2018). (tribunkaltim.co/ nevrianto)

6. Posko VI
Jalan Melanti Palaran, 0541-681779

7. Posko VII
Jalan Poros Samarinda-Bontang, 0541-742492

8. Posko VIII
Jalan Pelita 8 Perum Korpri, 0541-742492

9. Posko IX
Jalan Cipto Mangunkusumo, 0541-260035

10. Posko X
Jalan Jakarta Loa Bakung, 0541-742492

11. Posko XI
Jalan P Suryanata, 0541-742492

Sumber : Damkar Kota Samarinda

( Tribun Kaltim

Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved