Ahok & Antasari Azhar Masuk 5 Calon Dewan Pengawas KPK Diseleksi Jokowi? Bocoran Fadjroel Rachman

Ahok dan Antasari Azhar masuk 5 calon Dewan Pengawas KPK diseleksi Jokowi? Ini bocoran Fadjroel Rachman

Ahok & Antasari Azhar Masuk 5 Calon Dewan Pengawas KPK Diseleksi Jokowi? Bocoran Fadjroel Rachman
Kolase Tribun Kaltim
Antasari Azhar dan Ahok berpeluang jadi Dewan Pengawas KPK ditunjuk Presiden Jokowi 

TRIBUNKALTIM.CO - Ahok dan Antasari Azhar masuk 5 calon Dewan Pengawas KPK diseleksi Jokowi? Ini bocoran Fadjroel Rachman.

Presiden Joko Widodo atau Jokowi dikabarkan sudah selesai menyeleksi lima orang calon Dewan Pengawas KPK.

Penyeleksian calon Dewan Pengawas KPK ini tak menunggu keputusan Judicial Review yang kini berproses di Mahkamah Konstitusi.

Respon Faldo Maldini dan Rian Ernest Tahu Mahfud MD Pasangan dengan Anies Baswedan di Pilpres 2024

Diserang Rocky Gerung, Ikhwan Zein Diterpa Masalah, Menkopolhukam Mahfud MD Pilih Pulang Kampung

Setelah Ribut dengan Ahok, Anies Baswedan Kini Tantang Sri Mulyani, Juga Singgung Tito Karnavian

Sebelumnya, dua nama dikabarkan masuk Dewan Pengawas KPK, yakni Basuki Tjahaja Purnama BTP atau Ahok, dan Antasari Azhar.

Meski uji materi Undang-Undang KPK hasil revisi masih berproses, namun itu kabarnya tak menghalangi pihak istana menetapkan lima anggota Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah melakukan seleksi lima anggota Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dalam penunjukan Dewan Pengawas KPK nantinya, Jokowi pun tidak perlu menunggu putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang sedang memproses sidang uji materi Undang-Undang KPK hasil revisi.

"Yang penting sudah berlaku (UU KPK) pada 17 Oktober. Jadi tidak perlu menunggu (putusan uji materi di MK)," kata Juru Bicara Presiden, Fadjroel Rachman, di komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (5/11/2019).

Menurutnya, jika nantinya hakim MK membatalkan Undang-Undang MK hasil revisi, Presiden Jokowi pasti menghormatinya dengan turut membatalkan penunjukan Dewan Pengawas KPK.

"Kalau nanti ada perubahan karena ada judicial di Mahkamah Konstitusi, Ppresiden juga mengatakan pemerintah mengambil sikap.

Halaman
1234
Editor: Rafan Arif Dwinanto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved