Breaking News:

CPNS 2019

Formasi CPNS 2019 Kaltara & Kemenkes Pdf, Swafoto Adalah Kunci Identitas saat Login sscasn.bkn.go.id

Cara login di sscasn.bkn.go.id, berikut formasi pdf CPNS 2019 Kaltara dan Kemenkes, Swafoto adalah ramai diulas.

Editor: Doan Pardede
Capture Kemkes.go.id
Cara login di sscasn.bkn.go.id, berikut formasi Pdf CPNS 2019 Kaltara dan Kemenkes, swafoto adalah ramai diulas. 

Diketahui, pendaftaran CPNS 2019 yang dibuka oleh Kemenkes direncanakan dimulai pada 11 November 2019 secara online melalui portal sscasn.bkn.go.id.

Adapun pelamar hanya diperbolehkan mendaftar 1 formasi jabatan.

Tak hanya itu, Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang dilakukan menggunakan sistem Computer Assites Test (CAT) yang direncanakan dimulai pada Februari 2020.

Tunggu Kemenpan-RB Sementara, untuk Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) dilaksanakan pada Maret 2020.

"Detailnya Kemenkes belum merinci mengenai jadwal dan syarat-syarat pendaftaran. Yang jelas sebelum tanggal 11 November 2019, menunggu hasilnya dari Kemenpan RB," ujar Busroni.

Berikut rekapitulasi alokasi formasi CPNS 2019 Kemenkes:

1. Administrator Kesehatan Ahli Pertama, 49 formasi

2. Analis Data dan Informasi, 15 formasi

3. Analis Diklat, 6 formasi

4. Analis Kebijakan Ahli Pertama, 28 formasi

5. Analis Kebijakan Barang Milik Negara, 7 formasi

6. Analis Keolahragaan, 3 formasi

7. Analis Kepegawaian Ahli Pertama, 23 formasi

8. Analis Kepegawaian Terampil, 28 formasi

9. Analis Kerja Sama Luar Negeri, 2 formasi

10. Analis Keuangan, 56 formasi

11. Analis Organisasi, 1 formasi

12. Apoteker Ahli Pertama, 53 formasi

13. Arsiparis Ahli Pertama, 17 formasi

14. Arsiparis Terampil, 43 formasi

15. Asisten Ahli (Dosen), 171 formasi

16. Asisten Apoteker Terampil, 75 formasi

17. Asisten Penata Anestesi Terampil, 4 formasi

18. Assesor Sumber Daya Manusia Aparatur Ahli Pertama, 3 formasi

19. Auditor Ahli Pertama, 21 formasi

20. Bidan Ahli Pertama, 2 formasi

21. Bidan Terampil, 7 formasi

22. Dokter Ahli Pertama, 62 formasi

23. Dokter Ahli Pertama (Dokter Spesialis), 229 formasi

24. Dokter Gigi Ahli Pertama, 2 formasi

25. Dokter Gigi Ahli Pertama (Dokter Gigi Spesialis), 22 formasi

26. Dokter Pendidik Klinis Ahli Pertama, 69 formasi

27. Entomolog Kesehatan Ahli Pertama, 2 formasi

28. Entomolog Kesehatan Terampil, 17 formasi

29. Epidemiolog Kesehatan Ahli Pertama, 10 formasi

30. Epidemiolog Kesehatan Terampil, 13 formasi

31. Fisikawan Medis Ahli Pertama, 9 formasi

32. Fisioterapis Ahli Pertama, 4 formasi

33. Fisioterapis Terampil, 13 formasi

34. Inspektur Sarana dan Prasarana Fasilitas Pelayanan Kesehatan, 8 formasi

35. Lektor (Dosen), 2 formasi

36. Nutrisionis Ahli Pertama, 21 formasi

37. Nutrisionis Terampil, 6 formasi

38. Okupasi Terapis Terampil, 15 formasi

39. Pekerja Sosial Ahli Pertama, 6 formasi

40. Pembimbing Kesehatan Kerja Ahli Pertama, 6 formasi

41. Penata Anestesi Ahli Pertama, 4 formasi

42. Peneliti Ahli Pertama, 13 formasi

43. Pengadministrasi Keuangan, 4 formasi

44. Pengelola Barang Milik Negara, 17 formasi

45. Pengelola Pengadaan Barang/Jasa Ahli Pertama, 19 formasi

46. Pengembang Teknologi Pembelajaran Ahli Pertama, 2 formasi

47. Penyuluh Kesehatan Masyarakat Ahli Pertama, 3 formasi

48. Perancang Peraturan Perundang-undangan Ahli Pertama, 24 formasi

49. Perawat Ahli Pertama, 293 formasi

50. Perawat Gigi Terampil, 6 formasi

51. Perawat Terampil, 199 formasi

52. Perekam Medis Ahli Pertama, 5 formasi

53. Perekam Medis Terampil, 50 formasi

54. Perencana Ahli Pertama, 36 formasi

55. Pranata Hubungan Masyarakat Ahli Pertama, 18 formasi

56. Pranata Hubungan Masyarakat Terampil, 6 formasi

57. Pranata Komputer Ahli Pertama, 93 formasi

58. Pranata Komputer Terampil, 56 formasi

59. Pranata Laboratorium Kesehatan Ahli Pertama, 6 formasi

60. Pranata Laboratorium Kesehatan Terampil, 58 formasi

61. Psikolog Klinis Ahli Pertama, 7 formasi

62. Pustakawan Ahli Pertama, 9 formasi

63. Pustakawan Terampil, 5 formasi

64. Radiografer Ahli Pertama, 12 formasi

65. Radiografer Terampil, 28 formasi

66. Refraksionis Optisien Terampil, 6 formasi

67. Sanitarian Ahli Pertama, 6 formasi

68. Sanitarian Terampil, 18 formasi

69. Sekretaris, 1 formasi

70. Statistisi Ahli Pertama, 12 formasi

71. Teknisi Elektromedis Ahli Pertama, 5 formasi

72. Teknisi Elektromedis Terampil, 31 formasi

73. Teknisi Litkayasa Terampil, 6 formasi

74. Terapis Wicara Terampil, 13 formasi

75. Widyaiswara Ahli Pertama, 4 formasi

Link pdf bisa diklik di SINI

Formasi CPNS 2019 Kaltara :

Ini Formasi CPNS Pemprov Kaltara 2019, Gubernur Minta Kebijakan Batas IPK Minimum bagi Anak Kaltara.

Pengumuman rincian formasi seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil ( CPNS ) Pemprov Kalimantan Utara disebutkan Gubernur Kalimantan Utara Irianto Lambrie akan dilaksanakan bulan Desember 2019 mendatang.

Dengan begitu, tahapan seleksi CPNS akan berlangsung hingga tahun 2020 nanti.

Irianto Lambrie menyebutkan, Pemprov Kalimantan Utara akan bersurat kepada Kemenpan RB untuk meminta penurunan Indeks Prestasi Komulatif (IPK) calon peserta seleksi yang berasal dari Kalimantan Utara.

"Saya akan menghadap langsung dengan Pak Tjahjo Kumolo. Kita tidak minta berlebihan, cuma penurunan IPK itu dari 2,75 minimal menjadi 2,5. Harapannya kita sebagai daerah baru, lulusan kita tentu tidak bisa dibandingkan dengan daerah maju," sebut Irianto Lambrie kepada Tribunkaltim.co di Lapangan Agatis, Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Senin (28/10/2019).

Kebijakan penurunan ambang batas IPK tersebut telah terbukti berhasil pada dua kali kesempatan seleksi CPNS di Pemprov Kalimantan Utara.

"Meskipun nanti apakah itu membantu atau tidak akan teruji ketika mereka mengikuti seleksi. Tetapi dari 2 kali seleksi yang kita lakukan, Alhamdulillah 65-70 persen yang lulus terisi anak-anak Kalimantan Utara.

Atau anak-anak yang berasal dari Kalimantan Utara yang kuliah di perguruan tinggi di luar daerah," sebutnya.

Kuota formasi CPNS yang diberikan Kemenpan RB bagi Pemprov Kalimantan Utara sebanyak 300 formasi.

Irianto membeberkan, 60-70 persen formasi tersebut adalah formasi tenaga kesehatan dan tenaga pendidikan.

"Sisanya itu formasi pertanian, penyuluh, perikanan, keluatan. Untuk administrasi gak ada. Ada juga tenaga teknis," ujarnya.

Kabar baiknya, formasi tenaga kesehatan khususnya dokter spesialis terdapat kebijakan baru.

Batas usia pelamar ditingkatkan menjadi minimal 40 tahun saat mendaftar.

"Sebelumnya hanya minimal 35 tahun. Sehingga kita sempat bersurat agat kebijakan itu direvisi, karena beberapa kali kita buka seleksi tidak ada yang mendaftar formasi itu, karena rata-rata dokter spesialis sudah di atas 35 tahun," ujarnya.

Irianto mengaku, tengah menunggu waktu bersama Sekprov dan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD)

untuk dipanggil Menpan RB Tjahjo Kumolo dalam rangka pemantapan persiapan pelaksanaan seleksi CPNS.

"Biasanya memang begitu, kita dipanggil Menpan RB. Di sana nanti akan diketahui apakah seleksi itu dilaksanakan serentak Tanah Air atau dilaksanakan masing-masing kementerian/lembaga dan pemerintah daerah," sebutnya. (Wil)

Formasi CPNS 2019 Kaltara Terima 300 CPNS

Sejumlah PNS memasuki Lapangan Agatis, Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan beberapa waktu lalu. (TribunKaltim.Co/Muhammad Arfan)
Diberitakan sebelumnya, hampir sepekan menerima surat Kementerian Pendayagunaan Aparatur dan

Reformasi Birokrasi (Menpan-RB)

Pemprov Kalimantan Utara belum juga mengungkapkan rincian formasi CPNS yang akan diseleksi tahun ini.

Kepala Bidang Pengembangan dan Perencanaan Pegawai Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kalimantan Utara Denny Prayudi menjelaskan, pengumuman rincian formasi akan dilaksanakan serentak dengan pengumuman persyaratan dan tata cara pelaksanaan pendaftaran CPNS.

"Nanti pengumumannya dalam bentuk Surat Keputusan Gubernur. Jadi kepada masyarakat kami minta untuk bersabar dulu.

Karena kita perlu susun persyaratan dan tata caranya," kata Denny Prayudi saat ditemui Tribunkaltim.co di ruang kerjanya, Rabu (23/10/2019).

Denny Prayudi hanya mengungkapkan, kuota CPNS yang akan diseleksi tahun ini, yakni 300 formasi. Yang terdiri atas guru, tenaga kesehatan, dan tenaga teknis.

"Sementara itu dulu yang bisa kami informasikan. Untuk rinciannya, kita sama-sama menunggu SK  Gubernurnya," sebutnya.

Pemprov Kalimantan Utara sejatinya mengusulkan 1.818 pegawai baru kepada Kemenpan RB.

Menurut Denny Prayudi, akumulasi usulan pegawai dari seluruh pemerintah daerah di Indonesia, kemudian diakumulasikan lalu dikuotakan untuk setiap daerah.

"Dalam memberikan kuota itu, pemerintah tentu mempertimbangkan banyak hal, salah satunya soal

keuangan negara. Kalau usulan Kalimantan Utara itu disetujui semua, tentu daerah lain tidak dapat. Begitu juga sebaliknya.

Jadi begitu gambarannya. Ini formasi dan kuota yang diputuskan oleh pusat. Kita hanya melaksanakan saja," ujarnya.

 sscasn.bkn.go.id CPNS 2019 Resmi Dibuka Catat Tanggal - tanggal Penting untuk Proses Pendaftaran

 Ada Syarat Umum & Khusus serta Tips Pendaftaran CPNS 2019, Login sscasn.bkn.go.id Mulai 11 November

 Info Pendaftaran CPNS 2019: Ini 4 Instansi Buka Lowongan SMA Cukup Besar Tahun Lalu, Sampai Ribuan

 Badan Kepegawaian Daerah Kalimantan Utara Harap tak Ditunda Seleksi CPNS, Dulu Pernah Terjadi

(*)

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved