Terungkap, Ini Penyebab Sri Mulyani Kena Sindir Anies Baswedan: Kalau Kurang Kerjaan, Saya Tambahin 

Akhirnya terungkap penyebab Sri Mulyani kena sindir Anies Baswedan: kalau kurang pekerjaan, saya tambahin.

Terungkap, Ini Penyebab Sri Mulyani Kena Sindir Anies Baswedan: Kalau Kurang Kerjaan, Saya Tambahin 
Kolase Tribunnews
Akhirnya terungkap penyebab Sri Mulyani kena sindir Anies Baswedan: kalau kurang pekerjaan, saya tambahin. 

TRIBUNKALTIM.CO - Akhirnya terungkap penyebab Sri Mulyani kena sindir Anies Baswedan: kalau kurang pekerjaan, saya tambahin.

Baru-baru ini, Sri Mulyani kena sindir Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.  

Kepada Sri Mulyani, Anies Baswedan mengatakan siap memberikan pekerjaan bila memang sang Menteri Keuangan ( Menkeu ) tersebut kurang pekerjaan. 

 Kisah Bocah 14 Tahun Nikahi Gadis 20 Tahun Viral, Pengantin Pria Masih Pakai Baju Koko Anak-anak

 Klarifikasi Ricky Zainal Pemilik Ammar TV yang Dikaitkan dengan Layangan Putus, Mengaku Belum Cerai

 Ramalan Zodiak Cinta Rabu 6 November 2019: Cancer Ajak Doi Jalan, Pesona Leo Tidak Bisa Ditolak

 Setelah Ribut dengan Ahok, Anies Baswedan Kini Tantang Sri Mulyani, Juga Singgung Tito Karnavian

Kalimat sindiran untuk Sri Mulyani dari Anies Baswedan ini terlihat dalam tayangan video yang diunggah akun YouTube Realita TV, Minggu (3/11/2019)

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mempersilakan Pemerintah pusat untuk melakukan penyisiran anggaran janggal DKI Jakarta yang sedang ramai dibicarakan.

Dikutip TribunWow.com dari video unggahan YouTube Realita TV, Minggu (3/11/2019), presenter Realita TV Rahma Sarita menanyakan tanggapan Anies terhadap pemerintah pusat yang berencana menyisir anggaran DKI Jakarta.

Sarita bertanya kepada Anies soal Menteri Keuangan (Menkeu) Sri mulyani yang berkomentar akan bekerja sama dengan Menteri Dalam Negeri ( Mendagri ) Tito Karnavian untuk menyisir APBD DKI.

Anies menjawab, Mendagri sudah mengatakan bahwa urusan penganggaran berada dalam kewenangan daerah.

"Pak Mendagri mengatakan semua urusan penganggaran adalah urusan daerah," jelas Anies.

Ia lanjut menjawab, anggaran akan dicek oleh pemerintah pusat ketika sudah resmi diketok dan dipastikan menjadi anggaran yang nantinya digunakan.

"Ketika sudah diketok jadi anggaran, baru nanti di-review oleh pemerintah pusat," kata dia.

Halaman
1234
Editor: Doan Pardede
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved