Bisnis Gagal Terealisasi, Terlapor Ganti Kerugian Korban dengan Uang Dollar Palsu, Ini Kronologinya

Bisnis Gagal Terealisasi, Terlapor Ganti Kerugian Korban dengan Uang Dollar Palsu, Ini Kronologinya,

Bisnis Gagal Terealisasi, Terlapor Ganti Kerugian Korban dengan Uang Dollar Palsu, Ini Kronologinya
TRIBUN KALTIM / CHRISTOPER D
Korban dan kuasa hukum memperlihatkan uang palsu setelah melapor ke Polresta Samarinda, Kamis (7/11/2019). 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA -Bisnis Gagal Terealisasi, Terlapor Ganti Kerugian Korban dengan Uang Dollar Palsu, Ini Kronologinya,

Peradi Suara Advokat Indonesia membuat laporan ke Polresta

Samarinda atas dugaan kasus penipuan dan uang palsu, Kamis (7/11/2019).

Laporan tersebut dibuat sekitar pukul 15.00 Wita berdasarkan permintaan kliennya yang menjadi korban

kasus dugaan tersebut dengan kerugian mencapai Rp 200 Juta.

Hilarius Onesimus Moan Jong, kuasa hukum Faris A (33) menjelaskan, awal kliennya menjadi korban ketika

kliennya bertemu dengan terlapor di Samarinda beberapa bulan lalu.

Setelah kembali ke daerah asalnya di Makassar, Sulawesi Selatan, korban dihubungin oleh terlapor

menawarkan bisnis besi tua. September 2019 korban lantas mentransfer uang muka senilai Rp 20 Juta ke terlapor.

Namun realisasi dari bisnis jual beli besi tua tidak kunjung terjadi. Saat itu terlapor mengembalikan full

Halaman
1234
Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved