Kabar Duka, Pembawa Baki Paskibra Meninggal Misterius, Tiara Alami Jantung Rusak dan Lambung Bocor

Pembawa Baki Paskibra Meninggal Misterius, Tiara Alami Paru-paru & Jantung Rusak, Lambung Bocor

Facebook
Desak Tiara ketika bertugas membawa baki saat penurunan bendera 17 Agustus 2019 di Taman Kota Singaraja. 

Malangnya, menurut dokter kata Sadnyana, cairan itu menandakan jika paru-paru dan jantung milik Desak Tiara telah rusak.

Pun bagian lambungnya dinyatakan telah bocor.

Setelah lima hari berjuang melawan Sakit, Desak Tiara akhirnya menghembuskan nafas terakhir pada Rabu (6/11/2019) sekira pukul 16.55 wita.

Kini penyebab kematian Desak Tiara masih misterius.

Pihak dokter sebut Sadnyana telah mengambil sampel darah milik Desak Tiara, untuk dilakukan penelitian di Universitas Udayana Denpasar.

Rencananya, jenazah Desak Tiara akan dikremasi di Setra Kelurahan Penarukan, pada Rabu (13/11/2019) mendatang.

"Kami juga sudah mencoba nanya ke balian, ya katanya disantet orang. Namun hal seperti itu kan tidak bisa dibuktikan," katanya.

Gemar Main Basket dan Futsal

Desak Desak Tiara lahir di Sumbawa, NTB pada tanggal 18 Sepember 2002.

Ia tinggal di Sumbawa bersama ayah dan ibunya sejak hingga tamat Sekolah Dasar.

Ayahnya merupakan salah satu angota Sat Pol Air Polres Sumbawa.

Desak Tiara
Desak Tiara (Facebook)

Memasuki bangku SMP, Desak Tiara meminta kepada orangtuanya untuk bersekolah di Buleleng saja, bersama bibiknya.

Keinginan Desak Tiara itu lantas dipenuhi oleh kedua orangtuanya.

"Dari kecil dia memang kepingin sekolah di Buleleng. Meski berjauhan, dia setiap hari menghubungi saya. Selalu saya selipkan pesan agar dia menjadi anak yang rajin, jangan nakal," kenang ayahnya, Dewa Gede Sugiarta.

Sebelum meninggal atau sekitar dua minggu yang lalu, Sugiarta sempat pulang ke Buleleng untuk bertemu dengan anak semata wayangnya itu.

Dan pulang kembali ke Sumbawa pada Senin (28/11/2019) malam.

Ia pun mengaku tidak menyangka jika kepulangannya itu menjadi momentum terkahir Sugiarta untuk bertemu dengan anak satu-satunya tersebut.

"Terakhir dia minta foto bareng dengan saya. Saya dipeluk. Saya sempat bawa dia ke dokter karena mengeluh badannya panas dan Sakit kepala. Saya tidak menyangka kalau Sakitnya itu ternyata parah," ucapnya.

Di sekolah, Desak Tiara merupakan salah satu siswa yang berprestasi.

Ia menjadi tim inti basket putri di SMA Negeri 3 Singaraja, dan pernah berhasil meraih juara tiga di tingkat provinsi.

Tak hanya gemar bermain basket, di sekolah ia juga hobi bermain futsal di posisi sebaga penjaga gawang (keeper).

Pada 2018 lalu, ia juga sempat menjabat sebagai Bendahara Osis di sekolah.

Karena prestasinya ini, Desak Tiara pun terpilih mewakili sekolahnya untuk membawa baki saat penurunan bendera 17 Agustus 2019 di Taman Kota Singaraja. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews, https://m.tribunnews.com/regional/2019/11/08/misteri-meninggalnya-desak-Desak Tiara-pembawa-baki-paskibra-paru-paru-dan-jantung-rusak-lambung-bocor?page=all
Editor: Rita
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved