Berita Pemprov Kalimantan Utara

Keterwakilan Perempuan di Legislatif Meningkat, 25 Anggota DPRD se-Kaltara Adalah Perempuan

dari jumlah keseluruhan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) se-Provinsi Kaltara sebanyak 155 orang, 25 diantaranya perempuan.

Keterwakilan Perempuan di Legislatif Meningkat, 25 Anggota DPRD se-Kaltara Adalah Perempuan
HUMASPROV KALTARA
KESETARAAN - Asisten II Setprov Kaltara, Sanusi berfoto bersama ketua DPRD Kaltara Noorhayati Andris dan anggota legeslatif dari kaum perempuan Kaltara usai membukan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Peran dan Kesetaraan Gender Bagi Anggota Legislatif Perempuan se-Kaltara di Hotel Swissbell Tarakan, Kamis (7/11/2019). 

TANJUNG SELOR – Tidak dipungkiri bahwan peranan wanita sangat berpengaruh dalam setiap sendi kehidupan dalam pembangunan. Terlebih saat ini hampir setiap peran dan fungsi yang mampu dilakukan oleh kaum laki-laki, dapat pula dilaksanakan oleh kaum perempuan.

Demikian disampaikan Asisten I bidang Pemerintah Umum dan Kesra Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Kaltara, Sanusi saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Peran dan Kesetaraan Gender Bagi Anggota Legislatif Perempuan se-Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) di Swiss-Belhotel Tarakan, Kamis (7/11/2019).

Sanusi mengatakan, dari jumlah keseluruhan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) se-Provinsi Kaltara sebanyak 155 orang, 25 diantaranya perempuan.

“Untuk itu, perlu adanya kegiatan pembinaan lebih lanjut agar di periode berikutnya jumlah keterwakilan perempuan dalam legislatif dapat mengalami peningkatan,” kata Sanusi.

Selain itu, tujuan dilakukan Bimtek ini berdasarkan Peraturan Menteri (Permen) Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2015 tentang, Grand Design Peningkatan Keterwakilan Perempuan di Dewan Perwakilan Rakyat. Dengan harapan, dapat mengawal ide-ide dan rencana perubahan melalui perencanaan dan penganggaran yang Responsif Gender.

Saat ini perempuan sebagai penggerak ekonomi, lanjut Sanusi, sebagai politisi bahkan sebagai pejabat struktural yang seyogyanya diberikan kewenangan untuk mengambil kebijkan. Tentu hal ini merupakan kondisi yang cukup baik dimana kaum perempuan benar-benar telah menunjukkan emansipasi dalam mengisi alam pembangunan.

“Diharapkan, dengan digelarnya Bimtek ini dapat meningkatkan pengetahuan dan kemampuan anggota legislatif perempuan dalam pengambilan keputusan dan menyuarakan aspirasi masyarakat. Sehingga, berdampak pada peningkata Indeks Pemberdayaan Gender (IDG) di Provinsi Kaltara,” Timpalnya. (humas)

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved