Diam-diam Kajati Kaltim Undang BNNP, Tes Urine Dadakan, 2 Pegawai Positif Morfin dan Benzodiazepine

Diam-diam Kajati Kaltim Undang BNNP, tes urine Dadakan, 2 pegawai positif morfin dan Benzodiazepine di Samarinda Kalimantan Timur.

Diam-diam Kajati Kaltim Undang BNNP, Tes Urine Dadakan, 2 Pegawai Positif Morfin dan Benzodiazepine
Tribunkaltim.co/Budhi Hartono
Diam-diam Kajati Kaltim Undang BNNP, tes urine Dadakan, 2 pegawai positif morfin dan Benzodiazepine di Samarinda Kalimantan Timur. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Kejaksaan Tinggi atau Kejati Kaltim secara diam-diam mengundang tim Badan narkotika Nasional Provinsi ( BNNP ) Kalimantan Timur atau Kaltim. Tanpa diumumkan ke seluruh Jaksa dan pegawai, BNNP melakukan tes urine, untuk mengetahui apakah para Jaksa menggunakan zat narkotika .

Kepala Kejati Kaltim (Kajati), Chaerul Amir di Kota Samarinda, Kaltim, menjelaskan, kegiatan ini diadakan dalam rangka menindaklanjuti Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2018. 

Inpres ini memerintah tentang penguatan pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran narkotika termasuk di lingkungan Kejaksaan.

Kejati Kaltim bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kaltim untuk melakukan tes urin para Jaksa dan pegawai

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Kejati Kaltim diikuti 159 pegawai terdiri dari Kejati Kaltim dan Kejari Samarinda. Tes urine ini bersifat dadakan, tanpa diberi tahu dahulu oleh pegawai dan Jaksa

Tujuannya, memberikan peringatan kepada seluruh pegawai di lingkungan Kejati Kaltim agar tidak  mencoba atau terjerumus ke narkoba.

Dalam melakukan tes ini, Chaerul sengaja tidak memberitahu Jaksa dan pegawai

"Supaya mendapatkan hasil yang obyektif. Ini kita harapkan hasilnya bisa betul-betul obyektif, murni apakah ada pegawai yang terindikasi pengguna atau tidak," tegas Chaerul, sebelum tes urine dilakukan di Gedung Satgassus Tipikor Kejati Kaltim, Jalan Bung Tomo Samarinda, Senin (11/11/2019).

Chairul menambahkan, kegiatan ini untuk memastikan bahwa seluruh jajarannya tidak menyalahgunakan narkoba.

"Jangan coba-coba! Ini warning. Komitmen saya bagaimana wilayah hukum di Kejati Kaltim ini untuk memberantas narkoba. Artinya saya tidak kompromi terhadap setiap upaya pendekatan pihak-pihak untuk melemahkan pemberantasan narkoba yang kami lakukan," bebernya.

Halaman
1234
Penulis: Budhi Hartono
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved