Penembakan

Kronologi Pengusaha Jasa Kontruksi Kena Tembak di Lengan Kiri, Ada Dugaan Keterlibatan Anak Bupati

Seorang pengusaha jasa kontruksi tertembak di lengan kiri saat menagih pembayaran, pelaku penembakan diduga seorang pejabat yang juga anak bupati.

Kronologi Pengusaha Jasa Kontruksi Kena Tembak di Lengan Kiri, Ada Dugaan Keterlibatan Anak Bupati
Tangkap Layar YouTube TribunCirebon
Polres Majalengka menerjunkan tim Inafis di TKP penembakan, Selasa (12/11/2019).Polisi menggelar olah TKP di lokasi penembakan yang diduga melibatkan anak Bupati. 

TRIBUNKALTIM.CO -  Seorang pengusaha jasa kontruksi tertembak di lengan kiri saat menagih pembayaran, pelaku penembakan diduga anak bupati, Polisi ungkap kronologi peristiwa.

Peristiwa penembakan menimpa seorang kontrator Panji Pamungkasandi (40) yang terkena tembakan di lengan kirinya, selanjutnya korban saat ini tengah dirawat di sebuah rumah sakit.

Pelaku penembakan diduga seorang pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Majalengka, Jawa Barat yang diduga juga anak bupati

Dari penelusuran TribunCirebon.com ( grup TribunKaltim.co ) saat dikonfirmasi petinggi Polres Majalengka telah membenarkan kejadian penembakan ini. 

"Memang benar ada kejadian penembakan. Hari Minggu pukul 23.30," ujar Kapolres Majalengka AKBP Mariyono saat dihubungi via ponselnya, Selasa (12/11/2019).

Saat ini, korban Panji Pamungkasandi mendapat perawatan di salah satu rumah sakit di Jawa Barat.

Pengakuan Panji Pamungkasandi saat dihubungi kemarin, mengatakan, awalnya ia menagih pembayaran proyek pada Irfan Nur Alam via anak buahnya bernama Andi.

Belakangan, ia diketahui sebagai Kabag Ekonomi Setda Pemkab Majalengka dengan pangkat III a. ‎

Uang yang ditagih pun dibayar namun disertai kekerasan.

"Tagihannya dibayar. Cuma sedang didalami kenapa bisa kejadian seperti itu. Sedang didalami," ujar AKBP Mariyono.

Halaman
1234
Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved