Agar Petani Keramba Ikan Tak Rugi, Ini Saran dari Dinas Perikanan Kabupaten Berau

Agar Petani Keramba Ikan Tak Rugi, Ini Saran Dinas Perikanan Kabupaten Berau Kalimantan Timur

Tribunkaltim.co, Geafry Necolsen
Beberapa ekor ikan yang hidup di habitat Sungai Segah tampak mati dan mengapung. Kondisi ini disebabkan perubahan warna dan tingkat keasaman air sungai yang sudah berlangsung sejak beberapa hari lalu. 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Fenomena perubahan warna air Sungai Segah, Kabupaten Berau,

Provinsi Kalimantan Timur terus berlanjut hingga hari Kamis (14/11/2019).

Air sungai yang biasanya berwarna coklat dan keruh itu, mendadak jernih kehijauan, mirip dengan warna

air laut di tempat dangkal.

Namun pemadangan yang tak biasa ini tidak seindah kelihatannya. Ada ancaman serius bagi para petani

keramba ikan.

Mereka dibayangi kerugian hingga ratusan juta rupiah seperti yang terjadi pada fenomena yang sama di

tahun 2015 lalu.

Air keruh yang mendadak jernih ini, ternyata mengandung asam dan alga hijau-birung yang membuat

ikan-ikan di sungai, baik ikan liar maupun budidaya menjadi mati lemas.

Halaman
1234
Penulis: Geafry Necolsen
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved