APBD Kutai Barat Disahkan, Pendapatan Capai Rp 2,5 Triliun

APBD Kutai Barat Disahkan, Pendapatan Capai Rp 2,5 Triliun. Raperda APBD disahkan menjadi Perda APBD

APBD Kutai Barat Disahkan, Pendapatan Capai Rp 2,5 Triliun
TribunKaltim.Co/Febriawan
Ketua DPRD Kubar Ridwai (tengah), disaksikan Bupati Kubar FX Yapan (kiri) dan Wakil Ketua DPRD Kubar Aula (kanan), saat menandatangani penetapan raperda menjadi perda 2020 dan peraturan kepala daerah tentang penjabaran APBD 2020, di Ruang Sidang Paripurna DPRD Kubar 

Yakni, Pertama anggaran pendapatan. Terdiri, Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 136.660.694.840.

Dana Perimbangan sebesar Rp 1.846.840.474.000 dan lain-lain pendapatan yang sah sebesar Rp 550.676.704.160.

Sedangkan, jumlah pendapatan sebesar Rp2.534.177.873.000.

Kedua, anggaran belanja. Yakni, belanja tidak langsung sebesar Rp 1.040.846.087.791.20.

Belanja langsung sebesar Rp1.565.666.467.508.80. Jumlah belanja sebesar Rp 2.606.512.555.300 dan defisit sebesar Rp 72.334.682.300.

Ketiga, anggaran pembiayaan daerah. Meliputi, penerimaan pembiayaan sebesar Rp 89.334.682.300.

Pengeluaraan pembiayaan sebesar Rp 17.000.000.000. Pembiayaan netto sebesar Rp 72.334.682.300. 

Pendapatan Balikpapan turun Rp 226 miliar

Sementara itu, rapat paripurna penyampaian nota Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah  atau RAPBD 2020 Balikpapan digelar, Selasa (5/11/2019).

Nota RAPBD ini disampaikan Walikota Balikpapan Rizal Effendi.

Halaman
1234
Penulis: Febriawan
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved