Ibu Kota Baru

Investor Jakarta Buru Lahan di Ibu Kota Baru, Ini Dua Desa di Kecamatan Sepaku yang Paling Diincar

Investor Jakarta buru ahan di Ibu Kota Baru. Ini dua desa di Kecamatan Sepaku yang paling diincar.

Investor Jakarta Buru Lahan di Ibu Kota Baru, Ini Dua Desa di Kecamatan Sepaku yang Paling Diincar
Tribunkaltim.Co/Fachmi Rachman
Rombongan Menteri PPN/Kepala Bappenas dan Menteri ATR serta Gubernur Kaltim menyaksikan lahan milik PT IHM di Desa Bumi Harapan, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Rabu (2/10/2019). Rombongan menyaksikan lahan yang akan menjadi Lokasi IKN 

TRIBUNKALTIM.CO, SEPAKU - Investor Jakarta buru ahan di Ibu Kota Baru. Ini dua desa di Kecamatan Sepaku yang paling diincar.

Sudah tiga bulan, Presiden Joko Widodo mengumumkan pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) dari DKI Jakarta ke Kalimantan Timur, yakni sebagian wilayah Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara.

Beberapa Menteri terkait, yakni Menteri ATR/BPN dan Menteri PPN/Kepala Bappenas sudah mengunjungi lokasi titik nol Ibu Kota baru yang berada di sekitar wilayah Trunen, Kelurahan Pemaluan, Kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara.

Lokasinya berada di lahan PT ITCI (IHM) yang merupakan lahan negara.

Mendengar bocoran lokasi titik nol pembangunan pusat pemerintahan membuat warga sekitar lokasi mulai ancang-ancang untuk menjual lahan dengan harga tinggi.

Informasi yang dihimpun Tribun Kaltim dari sejumlah warga, Selasa (12/11) lokasi lahan yang banyak akan dijual dan menjadi incaran spekulan tanah berada di Kelurahan Pemaluan, Desa Bumi Harapan, dan Desa Telemow.

Bappenas Kembali Kunjungi Lokasi Ibu Kota Baru di Sepaku, Pemkab Penajam Paser Utara Siapkan 3 Hal

Yakin Tak Ada Resistensi, Gubernur dan Para Menteri Pilih Kunjungi Sepaku, Calon Ibu Kota Negara

Penajam Terkini, Utusan Presiden Jokowi Bahas Ibu Kota Baru, Pemkab Sedia Guest House dan 3 Hal Ini

Tribun Kaltim pun mencoba mengonfirmasi beberapa warga Desa Telemow soal warga yang mulai menjual lahan di sekitar kawasan titik nol IKN.

Jumain, warga Desa Telemow mengaku sejak adanya kunjungan Menteri beberapa waktu lalu, banyak warga yang ingin menjual lahannya. Bahkan sudah ada beberapa warga yang menjual.

"Sudah ada beberapa orang yang jual lahannya, nggak cuma di Telemow. Saya dengar banyak juga yang sudah jual lahan di luar Telemow, kayak di Pemaluan sama Bumi Harapan," ujarnya.

Jumain menjelaskan, warga menjual lahannya ke orang luar daerah. Walaupun ada juga warga yang menjual lahannya ke warga PPU. Namun, kebanyakan dijual kepada orang luar.

Halaman
1234
Editor: Sumarsono
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved