Pasca Hasil Imbang Lawan Sriwijaya FC, Mitra Mania Mengaku Sedikit Kecewa, Berikutnya Wajib Menang

Pasca Hasil Imbang Lawan Sriwijaya FC, Mitra Mania Mengaku Sedikit Kecewa, Berikutnya Wajib Menang

Pasca Hasil Imbang Lawan Sriwijaya FC, Mitra Mania Mengaku Sedikit Kecewa, Berikutnya Wajib Menang
HO/PS MITRA KUKAR
Selebrasi Bek Mitra Kukar Firly Apriyansyah ketika mencetak gol ke gawang Sriwijaya FC, Rabu (13/11/2019). Di babak kedua Sriwijaya FC berhasil menahan imbang dengan skor 1-1 lewat tendangan pinalti. 

TRIBUNKALTIM.CO,TENGGARONG-pasca hasil imbang lawan Sriwijaya FC, Mitra Mania mengaku sedikit kecewa, berikutnya wajib menang

Hasil imbang yang ditorehkan PS Mitra Kukar melawan Sriwijaya FC di Stadion Gelora Delta Sidoarjo Rabu (13/11/2019) mendapat respon dari pihak Mitra Mania.

Juru bicara Mitra Mania Ari Rama angkat bicara terkait  pertandingan yang telah usai Rabu sore tadi.

Menurutnya organisasi suporter Mitra Kukar ini merasa sedikit kecewa terhadap hasil imbang yang ditorehkan tim berjuluk Naga Mekes ini.

Apalagi di babak pertama tim asuhan Rafael Berges Marin ini bermain cukup solid.

Bahkan Sriwijaya FC pun harus kesulitan menembus jantung pertahanan sang Naga dari Kutai Kartanegara ini.

Kekecewaan dari Mitman singkatan dari Mitra Mania ini terlihat di paruh babak kedua.

Kendornya serangan dari Mitra Kukar menjadi kesempatan emas bagi para pemain Sriwijaya FC.

Bahkan tim berjuluk laskar Wong Kito mendapat hadiah penalti karena pelanggaran yang dilakukan oleh bek Mitra Kukar Wiganda Pradika di titik putih.

"Yang jelas kecewa dengan hasilnya. Tapi kita tetap optimis di pertandingan berikutnya," ucapnya melalui pesan WhatsApp Rabu petang.

Ia berharap dilanjutan putaran kedua Liga 2 ini menjadi kunci Mitra Kukar untuk masuk kembali ke kasta tertinggi Liga 1.

"Kalau Mitman mintanya ya lolos Liga 1. Walaupun di tahun ini belum ada mungkin rezekinya di tahun berikutnya. Yang jelas Mitman selalu ada untuk Mitra Kukar," pungkasnya.

Sebelumnya perjalanan Mitra Kukar untuk menembus empat besar lanjutan liga dua semakin berat.

Hal tersebut karena tim berjuluk Naga Mekes ini harus berbagi poin melawan Sriwijaya FC di stadion Gelora Delta Sidoarjo, Rabu (13/11/2019) sore.

Gol penyeimbang diciptakan oleh kapten Sriwijaya FC Ambrizal di menit 83. Ambrizal mencetak gol melalui titik putih.

Wasit memberikan hadiah penalti saat bek Mitra Kukar Wiganda Pradika saat mendorong Siswanto di kotak penalti.

Kapten Ambrizal menjadi eksekutor penalti. Dengan tenang sang kapten merobek kanan gawang yang dijaga Gerri Mandagi ini. Skor otomatis berubah menjadi 1-1.

Di 10 akhir babak kedua tempo permainan Sriwijaya FC semakin cepak.

Bahkan sempat terjadi beberapa kali kesempatan gawang yang dijaga Gerri Mandagi hampir kebobolan.

Nerius Alon melesakkan tembakan diluar kotak penalti. Namun bola melenceng ke atas mistar gawang kiper Mitra Kukar.

Mitra Kukar melakukan permainan keras di menit-menit akhir babak kedua.

Di menit akhir pemain belakang Andre Agustian menahan laju Siswanto dengan dorongan keras.

Sehingga Andre Agustian harus mendapatkan kartu kuning diakibatkan pelanggaran tersebut.

Agar menambah daya serang, pelatih Rafael Berges Marin memasukkan Anindito yang menggantikan bek Firly Apriyansyah. Namun hingga tiup panjang usai skor tetap 1-1. 

Mitra Kukar Tetap Otimitis Menang di Pertandingan Berikutnya

Usai hasil imbang yang ditorehkan Mitra Kukar vs Sriwijaya FC di Stadion Gelora Delta Sidoarjo Rabu (13/11/2019) mendapat respon dari Mitra Mania.

Ari Rama selalu juru bicara Mitra Mania angkat bicara terhadap pertandingan yang telah usai Rabu sore tadi.

BACA JUGA

Jelang Laga Persebaya vs PSM Makassar, Juku Eja Punya Tren Negatif, Aji Santoso Sebut Keuntungan PSM

Laga Usiran Persebaya vs PSM Makassar di Balikpapan Tanpa Penonton, Bonek Kaltim akan Lakukan Ini

Persebaya vs PSM Makassar Kabar Buruk untuk Bajul Ijo, Aji Santoso Dipaksa Putar Otak

Persebaya vs PSM Makassar Krisis Lini Belakang 2 Pemain ini Dipilih Darije Kalezic jadi Tandem Evans

Menurutnya organisasi suporter Mitra Kukar ini merasa sedikit kecewa terhadap hasil imbang yang ditorehkan tim berjuluk Naga Mekes ini.

Apalagi di babak pertama tim asuhan Rafael Berges Marin ini bermain cukup solid.

Bahkan Sriwijaya FC pun harus kesulitan menembus jantung pertahanan sang Naga dari Kutai Kartanegara ini.

Kekecewaan dari Mitman singkatan dari Mitra Mania ini terlihat di paruh babak kedua.

Kendornya serangan dari Mitra Kukar menjadi kesempatan emas bagi para pemain Sriwijaya FC.

Bahkan tim berjuluk laskar Wong Kito mendapat hadiah penalti karena pelanggaran yang dilakukan oleh bek Mitra Kukar Wiganda Pradika di titik putih.

"Yang jelas kecewa dengan hasilnya. Tapi kita tetap optimis di pertandingan berikutnya," ucapnya melalui pesan WhatsApp Rabu petang.

Selebrasi Bek Mitra Kukar Firly Apriyansyah ketika mencetak gol ke gawang Sriwijaya FC, Rabu (13/11/2019). Di babak kedua Sriwijaya FC berhasil menahan imbang dengan skor 1-1 lewat tendangan pinalti.
Selebrasi Bek Mitra Kukar Firly Apriyansyah ketika mencetak gol ke gawang Sriwijaya FC, Rabu (13/11/2019). Di babak kedua Sriwijaya FC berhasil menahan imbang dengan skor 1-1 lewat tendangan pinalti. (HO/PS MITRA KUKAR)

BACA JUGA

Mitra Mania Berharap Mitra Kukar Menang Melawan Sriwijaya FC, Berikut Prediksi Skornya

Melawan Sriwijaya FC Rabu Besok di Liga 2 2019, Kondisi Pemain Mitra Kukar Sudah Hampir 100 Persen

UPDATE SKOR Hasil Babak Pertama Liga 2 Mitra Kukar vs Sriwijaya FC, Firly Sarangkan Gol Skor 1-0

Susunan Pemain Sriwijaya FC vs Mitra Kukar, Pemain Ini Jadi Momok Bagi Lini Pertahanan Naga Mekes

Ia berharap di lanjutan delapan besar Liga Dua ini menjadi kunci Mitra Kukar untuk masuk kembali ke kasta tertinggi Liga Satu.

"Kalau Mitman mintanya ya lolos Liga 1. Walaupun di tahun ini belum ada mungkin rezekinya di tahun berikutnya. Yang jelas Mitman selalu ada untuk Mitra Kukar," pungkasnya.

Berita sebelumnya perjalanan Mitra Kukar untuk menembus empat besar lanjutan liga dua semakin berat.

Hal tersebut dikarenakan tim berjuluk Naga Mekes ini harus berbagi poin melawan Sriwijaya FC di stadion Gelora Delta Sidoarjo, Rabu (13/11/2019) sore.

Gol penyeimbang diciptakan oleh kapten Sriwijaya FC Ambrizal di menit 83.

Ambrizal mencetak gol melalui titik putih. Wasit memberikan hadiah penalti saat bek Mitra Kukar Wiganda Pradika saat mendorong Siswanto di kotak penalti.

Kapten Ambrizal menjadi eksekutor penalti.

BACA JUGA

Mitra Kukar Takluk dari Persiraja Banda Aceh 0-2, Rafael Berges: Selanjutnya Wajib Menang

Jelang Mitra Kukar vs Persiraja Banda Aceh Liga 2 2019, Dua Striker Naga Mekes Ini Dipastikan Absen

Dengan tenang sang kapten merobek kanan gawang yang dijaga Gerri Mandagi ini. Skor otomatis berubah menjadi 1-1.

Di 10 akhir babak kedua tempo permainan Sriwijaya FC semakin cepat.

Bahkan sempat terjadi beberapa kali kesempatan gawang yang dijaga Gerri Mandagi hampir kebobolan.

Nerius Alon melesakkan tembakan diluar kotak penalti. Namun bola melenceng ke atas mistar gawang kiper Mitra Kukar.

Mitra Kukar melakukan permainan keras di menit-menit akhir babak kedua.

Di menit akhir pemain belakang Andre Agustian menahan laju Siswanto dengan dorongan keras.

Sehingga Andre Agustian harus mendapatkan kartu kuning diakibatkan pelanggaran tersebut.

Agar menambah daya serang, pelatih Rafael Berges Marin memasukkan Anindito yang menggantikan bek Firly Apriyansyah. Namun hingga tiup panjang usai skor tetap 1-1. (*)

Penulis: Jino Prayudi Kartono
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved