Kelangkaan BBM Berau

Kabar Buruk, Hari Ini Antrean BBM Bensin di Berau Kaltim Makin Mengular Hingga Menyebabkan Kemacetan

Ada kabar buruk, hari ini antrean BBM bensin di Berau Kalimantan Timur atau Kaltim Makin Mengular Hingga Menyebabkan kemacetan, sebab kelangkaan

Kabar Buruk, Hari Ini Antrean BBM Bensin di Berau Kaltim Makin Mengular Hingga Menyebabkan Kemacetan
TribunKaltim.Co/Geafry Necolsen
Ada kabar buruk, antrean BBM bensin di Berau Kalimantan Timur atau Kaltim Makin Mengular Hingga Menyebabkan kemacetan 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Ada kabar buruk, hari ini antrean BBM bensin di Berau Kalimantan Timur atau Kaltim Makin Mengular Hingga Menyebabkan kemacetan

Hingga hari ketiga, Jumat (15/11/2019), kelangkaan Bahan Bakar Minyak atau BBM di Kabupaten Berau, Kaltim, masih terus berlangsung.

Seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum ( SPBU ) dipadati oleh kendaraan-kendaraan yang ingin mengisi BBM, baik yang roda dua maupun roda empat.

Antrean-antrean panjang di sejumlah SPBU ini mengakibatkan kemacetan di sejumlah ruas jalan, seperti di Jalan Bujangga, di SPBU Bujangga, ratusan kendaraan sudah mengantre sejak tadi subuh.

Masyarakat sudah mengantre, meski SPBU belum buka. "Saya sudah dari jam 6 saya di sini (SPBU Bujangga). Karena sudah sejak kemarin saya kehabisan bensin," kata Martono, warga yang ikut mengantre BBM.

Meski tinggal di sekitar SPBU, bukan berarti dirinya mudah mendapat BBM. "Kemarin saya ikut antre, pas sudah dekat giliran saya, BBM di SPBU habis," ujarnya.

Bahkan Martono terpaksa mendorong sepeda motornya ke SPBU. "Heran saya, sampai di eceran pun tidak ada ( BBM )," katanya lagi.

Marini, seorang ibu rumah tangga, juga mengaku datang lebih awal, dengan harapan saat SPBU buka, dirinya tak perlu mengantre.

"Sekalinya, sampai di sini, antreannya sepanjang ini," ujarnya dengan nada kecewa. Namun Marini memilih untuk bertahan menanti giliran mengisi BBM.

Tidak ada pilihan lain baginya, karena mencari BBM di pengecer pun sulit. "Kemarin ada tetangga cerita, dia beli pertalite Rp 20 ribu per botol," ungkapnya.

Halaman
1234
Penulis: Geafry Necolsen
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved