Belum Terlambat, Saran Pengamat ke Anies yang Mulai Dijauhi Parpol, Singgung Nasib Karier Politiknya

Di tengah terpaan kasus anggaran yang menimpa dirinya, partai-partai koalisi pengusung Anies Baswedan juga mulai ikut mengkritisi Anies Baswedan.

Belum Terlambat, Saran Pengamat ke Anies yang Mulai Dijauhi Parpol, Singgung Nasib Karier Politiknya
KOMPAS.COM/RYANA ARYADITA UMASUGI
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Blok G, Balai Kota, Jakarta Pusat, Sabtu (19/10/2019) 

TRIBUNKALTIM.CO - Masih ada waktu dan belum terlambat, pengamat beri saran ke Anies Baswedan yang mulai dijauhi Parpol, singgung nasib karier politik.

Belakangan ini, perjuangan Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI Jakarta semakin sulit.

Pasalnya, di tengah terpaan kasus anggaran yang menimpa dirinya, partai-partai koalisi pengusung Anies Baswedan mulai ikut mengkritisi Anies Baswedan.

• Kabar Buruk, Pejabat BUMN Ditangkap Densus 88 Ternyata Bukan Orang Sembarangan, Respons Erick Thohir

• Diperiksa Polisi, Irwansyah dan Zaskia Sungkar Diam-diam Tinggalkan Polrestabes Bandung

• Persib Tatap Musim Depan, Berikut Daftar Pemain yang Masuk Bidikan Skuad Robert Rene Alberts

Melihat hal tersebut, pengamat politik Ujang Komarudin mengatakan Anies Baswedan harus pintar-pintar mengakomodasi kelompok-kelompok yang turut berjasa membantu karier politik dirinya.

Dikutip TribunWow.com dari video unggahan kanal Youtube tvOneNews, Jumat (15/11/2019) yang juga mengulas Anies Baswedan tersebut, Mulanya Ujang menjelaskan bagaimana peta politik di Indonesia telah berubah pasca Pilpres 2019.

Lebih spesifiknya lagi, Ujang menjelaskan setelah Gerindra bergabung dengan pemerintah, peta politik di Indonesia sudah berubah banyak.

Gerindra yang dulunya merupakan oposisi serta rival pemerintah, kini justru merapat bersama kubu Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).

Halaman
1234
Editor: Doan Pardede
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved