Benarkah Olahraga Jalan Kaki Lebih Baik Ketimbang Berlari? Ini Manfaatnya Bagi Kesehatan, Ayo Dicoba

Benarkah Olahraga Jalan Kaki Lebih Baik Ketimbang Berlari? Ini Manfaatnya Bagi Kesehatan, Ayo Dicoba

Shutterstock
Ilustrasi 

Tetapi jika Anda tidak terdesak waktu, atau tidak ingin mengikuti lomba lari 10 kilometer, berjalan bisa menjadi pilihan lebih baik.

Olahraga berjalan kaki bisa Anda pilih jika memiliki masalah persendian, cedera, atau sakit punggung.

Berjalan mengurangi stres dan ketegangan pada sendi dan kaki Anda daripada berlari.

Studi tahun 2016 menunjukkan bahwa kekuatan tumbukan berlari jauh lebih tinggi daripada berjalan, baik berjalan dengan ringan atau penuh semangat.

Jalan kaki berarti ada risiko lebih rendah untuk mendapat cedera sendi saat berjalan.

Berjalan kecepatan tinggi atau intensitas sedang menawarkan banyak manfaat yang sama dengan berlari.

Namun, Anda perlu berjalan untuk waktu lebih lama untuk membakar banyak kalori dan menuai beberapa manfaat yang sama.

Berjalan mungkin merupakan pilihan kardio yang lebih baik daripada berlari jika Anda memiliki masalah sendi atau cedera.

Seberapa cepat Anda harus berjalan?

Seperti yang disebutkan sebelumnya, cara termudah untuk mengukur apakah Anda berjalan cepat, tetapi tidak terlalu cepat, adalah Anda saat berjalan tetap bisa berbincang-bincang.

Jika Anda dapat berbicara dengan cukup nyaman dengan sedikit sulit bernapas, Anda berjalan dengan kecepatan sedang.

Jika berbicara sulit dilakukan, Anda berjalan dengan kecepatan berintensitas tinggi.

Jika Anda dapat menyanyikan lagu favorit dengan mudah, Anda berjalan dengan intensitas rendah.

Ukuran lain dikenal sebagai Skala Borg dari Perceived Exertion, mengukur seberapa keras Anda merasa tubuh bekerja dengan aktivitas apa pun.

Skala berjalan dari 6 hingga 20. Skala 6 pada dasarnya tidak ada usaha, seperti Anda sedang duduk diam membaca buku.

Skala 20 berarti Anda merasa seperti Anda sedang bekerja 'sangat, sangat keras.'

Seperti ada ledakan kecepatan saat perlombaan atau upaya lain yang tidak dapat Anda pertahankan untuk waktu lama.

Untuk berjalan kecepatan intensitas sedang, cobalah membidik skala 13 hingga 14. Pada kecepatan ini, detak jantung dan pernapasan Anda akan meningkat tetapi Anda tidak akan kehabisan napas.

Jika Anda ingin berjalan dengan kecepatan lebih kuat, bidiklah dengan skala 15 hingga 16.

Jika Anda baru memulai, cobalah mempertahankan kecepatan berjalan cepat 3 hingga 3,5 mil per jam (mph).

Jika Anda sudah cukup aktif, bidik kecepatan 3,5 hingga 4,5 mph. Dan jika Anda siap melakukan beberapa racewalking, lakukan di atas 5 mph.

Selamat mencoba berjalan kaki!

Editor: Nur Pratama
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved