Inilah 7 Kota Mati yang Ditinggal Penduduknya, Kini Wisatawan Tertarik Mengunjunginya, Ini Asalanya

Inilah 7 Kota Mati yang Ditinggal Penduduknya, Kini Wisatawan Tertarik Mengunjunginya, Ini Asalanya

Inilah 7 Kota Mati yang Ditinggal Penduduknya, Kini Wisatawan Tertarik Mengunjunginya, Ini Asalanya
Instagram.com/private_chernobyl_guide
Kota Pripyat, Ukraina 

TRIBUNKALTIM.CO - Inilah 7 Kota Mati yang Ditinggal Penduduknya, Kini Wisatawan Tertarik Mengunjunginya, Ini Asalanya

Deretan Kota mati yang ditinggalkan oleh penduduk lokalnya yang sekarang malah diminati untuk dikunjungi oleh banyak wisatawan .

Penampakan Kota mati tak berpenghuni dengan bangunan - bangunan tua tak terawat ini malah menjadi satu destinasi yang sering dikunjungi.

Beberapa alasan kota - kota ini menjadi kota mati dan ditinggalkan penduduk lokalnya seperti bencana nuklir, atau mendapatkan serangan dari pihak lain.

Dilansir dari berbagai sumber, simak 7 Kota mati yang saat ini diminati oleh banyak wisatawan.

Inilah 5 Manfaat Tak Terduga MSG atau Micin, Produksi Cairan Lambung Hingga Suburkan Tanaman

Rekap Hasil Hong Kong Open 2019 4 Wakil Indonesia di Semifinal, Jonatan Christie vs Anthony Ginting

Pasang Teralis Besi di Mobil, Ini Cara Ibu Sopir Taksi Online di Palembang Cegah Begal

Info BMKG - Prakiraan Cuaca 33 Kota di Indonesia Hari Ini Sabtu 16 November 2019, Samarinda Cerah

1. Pulau Hashima, Jepang

Kota mati pertama adalah Hashima yang terletak di sebelah barat daya Nagasaki yang sekarang hanya tersisa gedung dengan puing-puing tua tak terawat.

Pada awalnya kota ini adalah kota modern dengan fasilitas yang lengkap seperti sekolah, rumah sakit, dan kuil shinto karena merupakan kawasan penambangan batubara bawah laut.

Namun Pulau Hashima ditinggalkan ketika minyak menjadi sumber bahan bakar utama dan tren penggunaan batu bara menjadi merosot.

Gaya arsitektur bangunannya yang modern dan menjadi saksi sejarah tentang kejayaan Jepang masa lalu, Pulau Hashima ditetapkan menjadi Warisan Dunia UNESCO .

Halaman
1234
Editor: Nur Pratama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved