Inilah Solusi yang Ditawarkan Pemkab dan Pengusaha SPBU di Berau Kalimantan Timur Atasi Masalah BBM

Inilah Solusi yang Ditawarkan Pemkab dan Pengusaha SPBU di Berau Kalimantan Timur Atasi Masalah BBM.

Inilah Solusi yang Ditawarkan Pemkab dan Pengusaha SPBU di Berau Kalimantan Timur Atasi Masalah BBM
Tribunkaltim.co/Geafry N
Inilah Solusi yang Ditawarkan Pemkab dan Pengusaha SPBU di Berau Kalimantan Timur Atasi Masalah BBM 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Masyarakat Berau Kalimantan Timur kerap mengeluhkan sulitnya mendapat Bahan Bakar Minyak ( BBM ) di seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum ( SPBU ), karena seluruh SPBU selalu dikuasai pengetap.

Antrean menjadi terlalu panjang dan masyarakat enggan buang-buang waktu, berjam-jam untuk mengisi BBM.

Akibatnya, pengecer BBM menjadi pilihan.

Atasi Kelangkaan, Pertamina Kirim Jutaan Liter BBM ke SPBU Berau

Kelangkaan BBM Berau Kalimantan Timur Terasa Sampai Pulau Maratua, Ini Dampaknya

Bahas Kelangkaan BBM, Komisi II DPRD Kaltim Datangi Kantor Pertamina di Balikpapan

Soal Kelangkaan Gas, Kuncoro Sebut Kalau Tidak Ada Keluhan di Medsos Berarti Sudah Aman

Operasi Pasar Diskukmperindag PPU Mengatasi Kelangkaan Gas Elpiji Saat Ramadhan

Pola ini menjadi lingkaran setan, sehingga keluhan dari masyarakat selama bertahun-tahun ini tak pernah ada solusinya.

Wakil Bupati Berau, Agus Tantomo mengatakan, salah satu cara untuk mengurai persoalan ini adalah dengan menambah kuota BBM.

"Masalahnya kan kuota kita sedikit. Pengetab antre, langsung habis. Setelah itu SPBU tutup. Oerasional SPBU kita kan tidak sampai 8 sampai 10 jam.

Kemudian masyarakat yang mau beli BBM, SPBUnya sudah tutup," jelasnya.

Penambahan kuota BBM, menurut Agus Tantomo akan membuat jam operasional SPBU lebih panjang.

Lebih banyak kesempatan bagi masyarakat yang ingin mengisi BBM pada sore hari, malam hari atau di luar jam kerja.

Hal senada juga diungkapkan oleh Husein Djufrie, salah satu pengusaha SPBU di Kabupaten Berau mengatakan, kuota BBM di Berau masih kurang.

Halaman
1234
Penulis: Geafry Necolsen
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved