Ibu Kota Baru

Mantan Wabup Ini Sebut Efek Ibu Kota Negara, Pemerintah tak Perlu Atur Pendatang Luar ke Penajam

Mantan Wabup Ini Sebut Efek Ibu Kota Negara, Pemerintah tak Perlu Atur Pendatang Luar ke Penajam, Kalimantan Timur.

Mantan Wabup Ini Sebut Efek Ibu Kota Negara, Pemerintah tak Perlu Atur Pendatang Luar ke Penajam
Tribunkaltim.co/Aris Joni
Mantan Wabup Penajam Paser Utara, ini sebut efek Ibu Kota Negara Indonesia, Pemerintah tak Perlu Atur Pendatang Luar ke Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. 

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Lokasi Ibu Kota Negara ( Ibu Kota Negara ) di Penajam Kecamatan Sepaku, Kalimantan Timur nantinya akan menjadi kota maju yang berada di dalam wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara (Penajam Paser Utara).

Oleh karena itu, salah satu tokoh masyarakat yang juga mantan Wakil Bupati Penajam Paser Utara, Mustaqim MZ berharap.

Dengan adanya Ibu Kota Negara tersebut dapat menjadi cikal-bakal pemerataan pembangunan di Penajam Paser Utara serta mempercepat pembangunan di Indonesia Tengah ke Timur.

"Jujur saya, selama ini bisa dikatakan tidak seimbanglah dengan di Jawa dan Sumatera."

Pembangunan yang dimaksud ya pembangunan fisik lah.

Karena anggapan masyarakat itu kan pembangunannya fisik.

"Padahal pembangunan SDM juga penting," jelasnya.

Dikatakan Mustaqim, sedangkan untuk potensi membludaknya pendatang yang akan migrasi ke Penajam Paser Utara terkait Ibu Kota Negara.

Menurutnya hal tersebut merupakan hak privasi tiap orang.

Pemerintah dirasa tak perlu mengatur dan membuat aturan tentang antisipasi pendatang ke Penajam Paser Utara.

Halaman
1234
Penulis: Aris Joni
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved