Diduga Terlibat Pengolahan Minyak Mentah Ilegal, Polresta Samarinda Segera Panggil yang Terindikasi

Diduga Terlibat Pengolahan Minyak Mentah Ilegal, Polresta Samarinda Segera Panggil yang Terindikasi

Diduga Terlibat Pengolahan Minyak Mentah Ilegal, Polresta Samarinda Segera Panggil yang Terindikasi
TribunKaltim.Co/Christoper Desmawangga
MINYAK ILEGAL - Lokasi pengolahan minyak mentah ilegal di Kelurahan Bantuas, Kecamatan Palaran, lokasinya berada di area pertambangan batu bara, Rabu (13/11/2019). 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA -diduga rerlibat pengolahan minyak mentah ilegal, Polresta Samarinda segera panggil yang terindikasi

Satreskrim Polresta Samarinda fokus menyelesaikan perkara kasus pengolahan minyak mentah ilegal di Jalan Telkom, Sambutan.

"Kita fokus selesaikan yang telah ada tersangkanya, masih kita dalami lagi keterangannya untuk dapat buka semua dugaan keterkaitan lokasi satu dengan lainnya," ucap Kasat Reskrim Polresta Samarinda, AKP Damus Asa, Senin (18/11/2019).

Kendati demikian, pihaknya juga tetap melakukan proses terhadap lima lokasi pengolahan minyak ilegal lainnya.

Bahkan, dalam waktu dekat ini pihaknya akan memanggil sejumlah pihak yang terindikasi terlibat dalam aktivitas terlarang tersebut.

Disinyalir, sejumlah perusahaan terlibat, seperti di Kecamatan Palaran, dekat jalan tol Balikpapan-Samarinda.

Sejumlah saksi menerangkan mobil tangki bertuliskan perusahaan tertentu kerap keluar masuk lokasi pengolahan minyak ilegal.

Tidak hanya itu, lokasi pengolahan minyak mentah ilegal di Bukuan juga terindikasi ada keterlibatan perusahaan tambang batu bara, mengingat lokasi pengolahan minyak mentah berada di area pertambangan.

"Perusahaan yang diduga terlibat akan kita panggil untuk dimintai klarifikasi. Makanya kalau ada informasi silahkan laporkan ke kami, biar ditindaklanjuti," ungkapnya.

Dari enam lokasi pengolahan minyak mentah illegal yang berhasil terungkap, baru satu lokasi di Jalan Telkom yang telah memiliki tersangka,

Halaman
1234
Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved