Polemik Perbup Pengendalian Lahan

Warga Ingin Jual Lahan untuk Dipakai Berobat, Hampir Gagal karena Balik Nama tak bisa Diproses

Warga Ingin Jual Lahan untuk Dipakai Berobat, Hampir Gagal karena Balik Nama tak bisa Diproses

Warga Ingin Jual Lahan untuk Dipakai Berobat, Hampir Gagal karena Balik Nama tak bisa Diproses
TribunKaltim.Co/Aris Joni
Jamaluddin, warga 

TRIBUNKALTIM.CO,PENAJAM -warga ingin jual lahan untuk dipakai berobat, hampir gagal karena balik nama tak bisa diproses

Salah seorang perwakilan masyarakat Kabupaten Penajam Paser Utara yang juga mantan anggota DPRD Penajam Paser Utara Periode 2014-2019, Jamaluddin Tanjung angkat bicara,

mengenai keresahan warga yang terhambat mengurus jual beli lahannya untuk kebutuhan pengobatan keponakannya.

Hal tersebut diungkapkannya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPRD Penajam Paser Utara dan Pemkab Penajam Paser Utara pada, Selasa, (19/11/2019) siang tadi.

Dikatakan Jamaluddin, dirinya merasakan langsung dampak dari Perbup kontroversial tersebut.

Dimana, beberapa waktu lalu keponakannya yang sedang sakit harus dirujuk ke rumah sakit di Kota Semarang untuk menjalankan operasi dan membutuhkan biaya sekitar Rp 10 juta.

Namun, saat itu pihak keluarga tidak memiliki biaya dan ingin menjual tanahnya.

Namun, tanah tersebut tidak dapat terjual walau diakuinya harga yang ditawarkan sudah disepakati oleh si pembeli.

"Tanah gak bisa dijual, padahal sudah deal. Tak bisa dibayar oleh si pembeli karena dia meminta syarat agar ada jaminan tanahnya segera diuruskan segelnya," jelas Jamal.

Sementara itu ucap dia, untuk mengurus segel di kecamatan tidak ada jaminan dapat cepat diselesaikan, sehingga pengurusannya berlarut-larut.

Halaman
1234
Penulis: Aris Joni
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved