Korupsi Perusda UAJ

FAM Kaltim Sebut Mantan Wali Kota Bontang Diduga Terkait Kasus Korupsi Perusda AUJ

Seperti diketahui, perkara dugaan penyalahgunaan dana penyertaan modal Perusda AUJ milik Pemkot Bontang, sudah tahap penyidikan.

FAM Kaltim Sebut Mantan Wali Kota Bontang Diduga Terkait Kasus Korupsi Perusda AUJ
Tribunkaltim/Budhi Hartono
MENGAWAL - Front Aksi Mahasiswa mendatangi Kejaksaan Tinggi Kaltim dengan membawa spanduk yang isinya meminta Kejati Kaltim mengawal pengusutan dugaan Korupsi Perusda Aneka Usaha Jaya (AUJ) Bontang, Rabu (20/11/2019) 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Pengusutan perkara dana penyertaan modal Perusahaan Daerah Aneka Usaha Jaya (Perusda AUJ), disorot Front Aksi Mahasiswa.

Aksi gabungan mahasiswa Kaltim menggelar aksi di Gedung Kejaksaan Tinggi Kaltim mendesak agar perkara itu dikembangkan.

Seperti diketahui, perkara dugaan penyalahgunaan dana penyertaan modal Perusda AUJ milik Pemkot Bontang, sudah tahap penyidikan.

Tim Pidsus Kejari Bontang baru menetapkan satu tersangka Dandi Prio Anggono mantan Direktur Perusda AUJ.

Ketua Front Aksi Mahasiswa, Ahmadi dengan anggotanya 10 orang membawa spanduk meminta agar mengusut tuntas. Dalam spanduk itu juga tertulis menulis mantan Walikota Bontang diduga terlibat.

Ia menyebutkan, bahwa kasus dugaan korupsi penyalahgunaan dana penyertaan modal Perusda Aneka Usaha dan Jasa (AUJ) di Kota Bontang, agar kiranya dapat mengungkap siapa-siapa yang terlibat di dalamnya. 

Front Aksi Mahasiswa membawa spanduk bertuliskan pengusutan tuntas dugaan korupsi Perusda AUJ Kota Bontang ke Kejati Kaltim, Rabu (20/11)
Front Aksi Mahasiswa membawa spanduk bertuliskan pengusutan tuntas dugaan korupsi Perusda AUJ Kota Bontang ke Kejati Kaltim, Rabu (20/11) (Tribunkaltim/Budhi Hartono)

Bahkan, Ahmadi menyebutkan, ada dugaan keterlibatan mantan Walikota Bontang, yang saat itu dijabat Adi Darma.

"Semua pejabat yang terlibat saat itu, harus diperiksa. Dan saya kira tidak mungkin Dandi Prio Anggono (tersangka) sendirian makan anggarannya. Kalau tidak ada pejabat yang terlibat," kata Ahmadi, kepada wartawan sebelum diterima pejabat Kejati Kaltim di Kantor Kejaksaan Tinggi Kaltim, Jalan Bung Tomo, Samarinda, Rabu (20/11/2019).

Adi Darma: Saya Bisa Menuntut Balik

TERPISAH, mantan Walikota Bontang Adi Darma dikonfirmasi Tribun menjelaskan, silahkan saja diproses. Ia membenarkan, saat Perusda AUJ mendapatkan penyertaan modal diera dia menjabat Walikota Bontang.

Halaman
123
Penulis: Budhi Hartono
Editor: Martinus Wikan
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved