Semifinal Indonesia vs Malaysia
Jelang Semifinal Indonesia vs Malaysia Jumat (22/11), Ini Komentar Pelatih & Pemain Garuda Muda
Pertandingan semifinal Timnas sepak bola Indonesia U-18 melawan Timnas Malaysia dalam gelaran 47th Asian Schools Football U-18 Championship
Penulis: Cahyo Adi Widananto | Editor: Rita Noor Shobah
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Jelang semifinal Indonesia vs Malaysia Jumat (22/11), ini komentar pelatih & pemain Garuda Muda.
Pertandingan semifinal Timnas sepak bola Indonesia U-18 melawan Timnas Malaysia dalam gelaran 47th Asian Schools Football U-18 Championship akan berlangsung Jumat (22/11).
Para pemain arahan dari Bambang Warsito mengaku sudah siap menghadapi Timnas Malaysia.
BACA JUGA
Pemuda Tendang Orangtua Hingga Tersungkur, 'Koe Mbiyen Wes Ngajar Aku, Padakne Aku Ora Kelingan'
Presiden Jokowi Ditegur Tokoh Dunia Berulangkali, Hati-hati Gunakan Batu Bara, Begini Jawabannya
Kabar Buruk Anies Baswedan, 3 Kepala Daerah Ini Bisa Pengganjal Jadi Presiden RI, Masuk Nominasi LSI
Nikita Mirzani Sebut Kosmetik Bermerkuri Dibantah Owner, Jessica Iskandar jadi Brand Ambassador Baru
Salah satunya pemain lini depan Ahmad Attalah Araihan.
Attalah mengaku siap menghadapi pertandingan melawan Timnas Malaysia di putaran babak Semifinal.
Terlebih ia memang tidak memilih-milih lawan yang dihadapinya.
"Saya memang tidak memikirkan lawan siapa yang bakal dihadapi, siapapun lawannya saya akan siap," ujar Attalah.
Ia lebih mempersiapkan dirinya dengan menjaga kondisi fisiknya.
Selain itu ia juga berharap kepada tim agar menjaga kekompakan nya mengingat ini Semifinal.
"Persiapannya yang jelas saya akan lebih mempersiapkan diri. Saya juga berharap kepada tim untuk jauh lebih menjaga kekompakannya," tambah Attalah.
BACA JUGA
Hasil Pertandingan Babak Pertama Timnas Indonesia U-18 vs Timnas China, Timnas Garuda Takluk 0-1
Ungguli Timnas India, Thailand Memastikan Diri Lolos ke Babak Semifinal, Pelatih Tak Mau Pilih Lawan
Kalah di Laga Pertama, Timnas Pelajar U-18 China Akhirnya Taklukkan Sri Lanka di Laga Kedua
Sukses Ungguli Malaysia 4-2, Thailand Melaju Babak Semifinal Asian Schools Football Championship U18
Sang arsitek Bambang Warsito menambahkan bahwa timnya sudah mempersiapkan diri dengan baik.
Kita melakukan latihan dan menjaga kondisi pemain.
Ia memberikan evaluasi terhadap lini pertahanan untuk mengantisipasi para pemain Timnas Malaysia menerobos pertahanan Timnas sepak bola Indonesia U-18.
Sejauh ini fisik dari pemain baik, hanya satu pemain saja Supriadi mengalami cedera dan masih dalam penanganan dokter.
BACA JUGA
Euforia Asian School Football Championship Tim Korea Selatan Bikin Remaja Putri Histeris di Lapangan
Sukses Ungguli Malaysia 4-2, Thailand Melaju Babak Semifinal Asian Schools Football Championship U18
Indonesia Pesta Gol di Laga Pembuka 47th Asian Schools Football Championship U18 di Balikpapan
Namun sang arsitek Bambang Warsito tidak kehabisan akal apabila nantinya Supriadi tidak bisa ikut dalam line up pemain.
"Supriadi memang masih dalam tahapan perawatan dokter, apabila nanti tidak bisa bermain, kita ada Sulis, ada Ikhwan atau Luthfi," ujar Bambang Warsito.
Bambang Warsito menilai kekuatan Timnas Malaysia sama kuatnya dengan Indonesia, hanya saja Indonesia unggul dalam skil Individunya.
Sedangkan Timnas Malaysia kerjasama timnya bagus.
Arsitek Timnas Indonesia U18 Bambang Warsito Tak Pastikan Supriadi Bermain di Semifinal,Ini Sebabnya
Diberitakan sebelumnya, pertandingan semifinal 47th Asian Schools Football Championship U18 sangat dinantikan para masyarakat Balikpapan khususnya.
Dalam partai tersebut nantinya akan mempertemukan Tim sepak bola Indonesia U-18 melawan Timnas Malaysia pada Jumat (22/11/2019).
Sayangnya sang arsitek Bambang Warsito mengatakan bahwa dirinya belum bisa memastikan Supriadi dapat ikut tampil dalam partai tersebut.
"Supriadi masih dalam perawatan dokter, kita tunggu hasilnya semoga membaik dan bisa ikut bermain," ujar Bambang.
Namun hal tersebut tidak membuat sang arsitek kehilangan akal, berbagai cara dan strategi tentunya sudah ia siapkan untuk melawan Timnas Malaysia.
"Kita sudah berikan instruksi kepada anak-anak agar bermain dengan normal," pungkasnya.
Ia menambahkan bahwa nantinya tim juga akan bermain secara tim, kolektivitas dan lebih mempercepat sirkulasi bola. Serta anak-anak harus bermain lebih menekan pertahanan lawan.
Meskipun nantinya Supriadi tidak dapat bermain, kami tetap berharap agar tim harus bermain tetap kompak dan bisa bawa pulang 3 point. (*)
Langganan berita pilihan tribunkaltim.co di WhatsApp klik di sini >> https://bit.ly/2OrEkMy

:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/ind-kalah-1-20112019.jpg)