Jujun, Lulusan STM yang Berhasil Membuat Helikopter, Ternyata Idenya dari Internet dan Gara-gara Ini

Jujun, Lulusan STM yang Berhasil Membuat Helikopter, Ternyata Idenya dari Internet dan Gara- gara Ini

Jujun, Lulusan STM yang Berhasil Membuat Helikopter, Ternyata Idenya dari Internet dan Gara-gara Ini
tribunjabar
Helikopter buatan Jujun, lulusan STM warga Sukabumi Jawa Barat 

TRIBUNKALTIM.CO, SUKABUMI - Jujun, Lulusan STM yang Berhasil Membuat Helikopter, Ternyata Idenya dari Internet dan Gara- gara Ini

Jujun Junaedi mendadak tenar karena berhasil membuat helikopter dari bahan yang sederhana. Tribun menemui Jujun di sebuah rumah makan kawasan Jakarta Selatan, Rabu(20/11).

Ide membuat helikopter kata Jujun berasal dari internet. Ditambah pengetahuan dan pendidikannya yang lulusan Sekolah Teknik Menengah (STM) dan bekerja sebagai teknisi di sebuah bengkel hidrolik kawasan Sukabumi, Jawa Barat.

"Kalau latar belakang pendidikan mungkin kita cuma lulusan STM. Mungkin kalau buat (menciptakan) helikopter itu belum cukup sepertinya banyak orang meragukan.

Tapi kenapa tidak ketika lulusan STM ini kita buktikan, ketika STM ini didukung oleh hobi juga basic kita memang di permesinan lalu kita banyak sumber lain ketika menjalankan ini (membuat helikopter) kita punya referensi khususnya karena sekarang banyak internet, dari YouTube dan google juga.

Karena kita hidup di kampung ya otomatis karena bingung mau nanya ke siapa mungkin kita nanya ke internet, YouTube sama google itu," ujar Jujun.

Melihat jalanan Sukabumi yang tiap hari macet juga menjadi inspirasi Jujun saat pertama kali membuat helikopter. Menurut dia, helikopter bisa menjadi solusi untuk menembus kemacetan dan tiba di tempat tujuan tepat waktu.

Cari Tahu di YouTube, Buruh Ini Buat Sendiri Helikopter Lantaran Hal Ini, Tahun 2020 Mau Uji Terbang

Video Viral: 3 Warga Riau Diamankan TNI & Dibawa Pakai Helikopter, Begini Fakta Sebenarnya

Hasill Tinjauan Forkopimda Pakai Helikopter, Karhutla Terparah Kalimantan Timur Ada di Kukar

"Tiap hari pemandangan kemacetannya luar biasa kang. Apalagi setelah Dzuhur itu sampai sore, atau dari Sabtu itu di jam-jam tertentu macetnya sampai maghrib ketika kita lihat kemacetan itu banyak mubahnya kang.

Waktunya terbuang, bensinnya kebuang, terus kita mau sampai ke tempat tujuan mungkin kesal juga kenapa tidak mudah-mudahan dengan ini kita bikin helikopter yang kayaknya di atas itu masih lengang, masih leluasa, kita ciptakan kendaraan alternatif," ujar Jujun.

Pria berusia 42 tahun ini juga sempat menceritakan suka duka ketika merintis helikopter. Mulai dari kekurangan biaya hingga kelelahan serta kesulitan mencari suku cadang yang tepat untuk pembuatan helikopter.

Halaman
1234
Editor: Sumarsono
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved