Menag Fachrul Razi Singgung PNS Terpapar Radikalisme, Ibarat Musuh Dalam Selimut, Buat Apa Digaji

Menteri Agama Fachrul Razi singgung PNS terpapar radikalisme, ibarat musuh dalam selimut, buat apa digaji.

Menag Fachrul Razi Singgung PNS Terpapar Radikalisme, Ibarat Musuh Dalam Selimut, Buat Apa Digaji
Kolase Tribun Kaltim
Menteri Agama Fachrul Razi singgung PNS terpapar radikalisme 

TRIBUNKALTIM.CO - Menteri Agama Fachrul Razi singgung PNS terpapar radikalisme, ibarat musuh dalam selimut, buat apa digaji.

Menteri Agama Fachrul Razi kembali berbicara soal radikalisme, kali ini menyinggung para Pegawai Negeri Sipil atau PNS, yang diduga terpapar radikalisme.

Menteri Agama Fachrul Razi menekankan pentingnya upaya pemberantasan paham radikalisme di lingkungan Pegawai Negeri Sipil ( PNS).

Menurut dia, lingkungan PNS harus bersih dari paham radikalisme.

Sebab, jika tidak, keberadaan PNS yang terpapar paham radikalisme akan mengancam nilai dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia ( NKRI).

“Buat apa negara menggaji PNS, kalau PNS itu musuh dalam selimut dalam negara Indonesia,” kata Fachrul Razi saat menjadi pembicara di Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim, Kota Malang, Kamis (21/11/2019).

Peringkat Kinerja Penelitian 100 Perguruan Tinggi Rilis, Kampus Anies Baswedan Kalahkan Ridwan Kamil

 Ketua DPR RI Puan Maharani, Ponakan Sukmawati Curhat Susahnya Jadi Menteri Jokowi, Cuti Pun Tak Enak

 Mata Najwa, Anggota Surya Paloh Ungkap Mulan Jameela Masuk DPR, Balas Jasa Gerindra ke Ahmad Dhani

 Datangkan Ustadz Abdul Somad Tanpa Izin, Pegawai KPK Diperiksa Agus Rahardjo, Soal Track Record UAS

Fachrul Razi menegaskan bahwa ancaman radikalisme di Indonesia nyata.

Paham radikalisme itu berusaha untuk mengubah sistem yang sudah tertanam di Indonesia.

Fachrul Razi menyebutkan empat ciri tindakan yang masuk dalam kategori radikal.

Halaman
1234
Editor: Rafan Arif Dwinanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved