Menkopolhukam Mahfud MD Bantu Pencalonan Denny Indrayana di Pilkada Kalsel? Eks Tim Hukum Prabowo
Menkopolhukam Mahfud MD bantu pencalonan Denny Indrayana di Pilkada Kalsel? Eks tim hukum Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno
TRIBUNKALTIM.CO - Menkopolhukam Mahfud MD bantu pencalonan Denny Indrayana di Pilkada Kalsel? Eks tim hukum Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.
Diketahui, Denny Indrayana mencoba peruntungan dengan maju di Pilkada Kalsel atau Kalimantan Selatan, yang merupakan daerah kelahirannya.
Denny Indrayana baru-baru ini bertemu Menkopolhukam Mahfud MD eks Ketua Mahkamah Konstitusi di kantor Kementrian Polhukam, di Jakarta.
Dilansir dari Kompas.com, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan atau Menkopolhukam Mahfud MD menyampaikan pesan kepada Denny Indrayana terkait pencalonannya di Pilkada Kalimantan Selatan atau Kalsel.
Mahfud MD berpesan agar Denny Indrayana mencari cara untuk memperlancar pencalonannya sebagai Gubernur Kalsel.
"Iya saya bilang itu hak anda (untuk mencalonkan diri).
• Ketua DPR RI Puan Maharani, Ponakan Sukmawati Curhat Susahnya Jadi Menteri Jokowi, Cuti Pun Tak Enak
• Mata Najwa, Anggota Surya Paloh Ungkap Mulan Jameela Masuk DPR, Balas Jasa Gerindra ke Ahmad Dhani
• Datangkan Ustadz Abdul Somad Tanpa Izin, Pegawai KPK Diperiksa Agus Rahardjo, Soal Track Record UAS
• Anggota Megawati Sebut Kepala Daerah Siapkan Anggaran Aparat Keamanan, Bukti Kapolres Minta Jatah
Silakan berjuang.
Anda punya hak-hak hukum, punya hak-hak konstitusional," ujar Mahfud MD kepada wartawan di Kantor Kemenko-Polhukam, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (21/11/2019).
"Silakan dihitung (langkahnya) sendiri, kemudian cari semua pintu yang memperlancar itu semua.
Begitu saja," lanjut Mahfud MD.
Menurut Mahfud MD, dirinya yang mengundang Denny Indrayana datang ke kantornya.
Hubungan keduanya, kata Mahfud MD, masih dekat meski sekarang sudah jarang bertemu.
"Denny kan junior saya, ya diskusi masalah-masalah hukum masalah pekerjaan-pekerjaan dia.
Biasalah saya sering ketemu Denny.
Biasanya saya undang dia ketemu Denny itu di Jogja sambil minum teh, makan pisang goreng," jelasnya.
"Tapi, kan saya sudah jarang di Yogya.
Saya bilang ingin ketemu, kamu ke kantor saya.
Saya yang undang dia ke sini," tambah Mahfud MD.
Sebelumnya, pakar hukum tata negara, Denny Indrayana, bertemu Menkopolhukam di Kantor Mahfud MD pada Kamis.
Salah satu yang dibahas dalam pertemuan adalah rencana Denny Indrayana untuk maju sebagai calon Gubernur di Pilkada Kalsel 2020.
"Iya (soal rencana maju di Kalsel), kita singgung sedikitlah.
Bahwa memang lagi ada proses maju di Kalsel.
Saya kasih gambaran kepada beliau tentang situasi di sana, tapi Prof Mahfud MD lebih paham lah," ujar Denny Indrayana kepada wartawan.
"Jadi lebih banyak kangen-kangenan, silaturahim.
Saya belum sempat ketemu setelah beliau menjadi Menko-Polhukam dan hari ini kesempatan untuk itu," lanjut dia.
Selain membahas pencalonan, Denny Indrayana mengungkapkan mereka berdua pun mendiskusikan persoalan hukum dan tata negara.
Namun, kata Denny Indrayana, pembicaraan mengenai isu tersebut hanya dibahas sambil lalu saja.
"Soal isu hukum dan tata negara kita diskusi santai aja.
Ya kan Pak Mahfud MD kan memang pakarnya hukum tata negara beliau, jadi saya mau kasih masukan apa.
Relatif beliau sudah paham, " tutur Denny Indrayana.
Dia menambahkan, Mahfud MD tidak memberikan pesan khusus perihal pencalonan sebagai calon Gubernur.
Justru, kata Denny Indrayana, dirinya mengatakan siap membantu program Kemenko-Polhukam di Kalsel.
"Ya tadi tentang saya sedang berproses di Kalsel, lagi nyalon sana dan bagaimana kita nanti membantu beliau terkait bidang Polhukam Kalsel agar tetap baik dan kondusif," tambah Denny Indrayana.
Daftar ke Nasdem
Denny Indrayana, Mantan Kuasa Hukum Prabowo-Sandi, Daftar di Pilkada Kalimantan Selatan, Bangun Kampung Halaman.
Diketahui, Denny Indrayana juga tercatat sebagai mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM.
Kabar majunya Denny Indrayana di Pilkada Kalimantan Selatan ini dibenarkan oleh Denny Indrayana sendiri, dan Ketua DPP Nasdem, Taufik Basari.
Dilansir dari Kompas.com, Denny Indrayana mendaftarkan diri sebagai bakal calon gubernur Kalimantan Selatan untuk Pilkada Kalimantan Selatan dari Partai Nasdem.
Baik Denny Indrayana maupun Ketua DPP Nasdem Taufik Basari mengonfirmasi kabar tersebut.
"Betul, Mas Den (Denny Indrayana) daftar di Nasdem," kata Taufik saat dihubungi, Kamis (10/10/2019).
Taufik mengatakan, Dewan Pimpinan Wilayah atau DPW Nasdem di Kalimantan Selatan masih memproses pengumpulan data-data calon.
Ia mengatakan, nantinya DPW akan menggelar rapat pleno untuk mengusulkan nama-nama yang layak untuk dibawa ke DPP.
"DPP akan melakukan kajian, menilai elektabilitas berdasarkan survey, menelusuri rekam jejak untuk melihat integritas para bakal calon," ujarnya.
Taufik mengapresiasi Denny mendaftar sebagai cagub melalui Partai Nasdem.
Saat ini, kata Taufik, proses masih berjalan sehingga belum ada keputusan dari partai untuk mengusung nama di Pilkada serentak 2020.
"Kita mengapresiasi Prof Denny yang mendaftar di NasDem.
Secara pribadi saya mengenal dekat beliau dan paham akan rekam jejaknya.
Namun karena prosesnya masih panjang maka belum ada keputusan apapun dari partai menunggu tahapan-tahapan selanjutnya," ucapnya.
Sementara itu, Denny mengakui sudah mengambil formulir pendaftaran calon Gubernur Kalimantan Selatan di DPW Nasdem.
Denny Indrayana mengutus adiknya Tedy Indrajaya untuk mengambil formulir pendaftaran.
"Adik saya (Tedy Indrajaya) yang mengambil formulir di DPW Nasdem Kalsel.
Karena saya baru sampai Jakarta, kemarin saya masih di Melbourne Australia jadi adik saya yang ngambil formulirnya kemarin," kata Denny saat dihubungi, Kamis (10/10/2019).
Denny Indrayana mengatakan, salah satu alasan dirinya mendaftar cagub dari Nasdem, karena konsep tanpa mahar yang dikedepankan partai tersebut sesuai dengan visi yang ingin disampaikannya.
"Saya tertarik dengan konsep tanpa mahar yang mereka terapkan itu satu visi dengan apa yang ingin saya kampanyekan.
Politik murah tanpa politik uang," ujarnya.
Denny mengungkapkan, syarat-syarat administrasi dari Partai Nasdem akan dipenuhinya.
Ia mengatakan, yang lebih penting untuk Pilkada serentak 2020 ini adalah kesiapannya untuk membangun kampung halamannya yaitu Kalimantan Selatan.
"Visi misi yang penting itu adalah kesiapan InsyaAllah maju untuk membangun kampung halaman saya sendiri, saya dari Kalsel," tuturnya.
Lebih lanjut, Denny mengatakan, ingin membuktikan dan mengampanyekan politik tidak harus mahal.
Ia mengatakan, pemilihan gubernur Kalimantan Selatan bisa menjadi contoh bahwa untuk menjadi gubernur tidak membutuhkan dana yang banyak.
"Kalau saya ya yang ingin saya kampanye kan dan buktikan adalah politik tidak harus mahal, tanpa mahar itu penting dan karenanya saya ingin membuktikan bahwa pemilihan gubernur di Kalimantan Selatan bisa jadi salah satu contoh.
Bagaimana berkampanye jadi gubernur itu ga perlu dana banyak," pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/menkopolhukam-mahfud-md-dan-denny-indrayana-yang-maju-di-pilkada-kalsel.jpg)