Korban Banjir Samarinda

Polisi Pastikan Tak Ada Unsur Kesengajaan dari Tewasnya Murid Kelas 2 SD Akibat Banjir di Samarinda

Polisi Pastikan Tak ada Unsur Kesengajaan dari Tewasnya Murid Kelas 2 SD Akibat Banjir di Samarinda

Polisi Pastikan Tak Ada Unsur Kesengajaan dari Tewasnya Murid Kelas 2 SD Akibat Banjir di Samarinda
TRIBUN KALTIM / NEVRIANTO HP
BANJIR MAUT - Shalat jenazah dilakukan di masjid dekat rumah duka, Jalan Walter Monginsidi, Samarinda Ulu, Kamis (21/11/2019). 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Polisi pastikan tak ada unsur kesengajaan dari tewasnya murid kelas 2 SD akibat banjir di Samarinda.

Banjir merenggut nyawa murid kelas 2 Sekolah Dasar (SD). Banjir bermula ketika hujan deras melanda Kota Tepian Kamis (21/11/2019) siang tadi.

Kendati korban dipastikan meninggal dunia akibat terseret derasnya arus banjir, namun Kepolisian dari Polsek Samarinda Ulu tetap melakukan penyelidikan mengenai peristiwa tersebut.

BACA JUGA

Pemuda Tendang Orangtua Hingga Tersungkur, 'Koe Mbiyen Wes Ngajar Aku, Padakne Aku Ora Kelingan'

Presiden Jokowi Ditegur Tokoh Dunia Berulangkali, Hati-hati Gunakan Batu Bara, Begini Jawabannya 

Kabar Buruk Anies Baswedan, 3 Kepala Daerah Ini Bisa Pengganjal Jadi Presiden RI, Masuk Nominasi LSI

Nikita Mirzani Sebut Kosmetik Bermerkuri Dibantah Owner, Jessica Iskandar jadi Brand Ambassador Baru

Kanit Reskrim Polsek Samarinda Ulu, Ipda M Ridwan membenarkan, korban meninggal dunia karena banjir yang terjadi disekitar jalan KS Tubun, Samarinda Ulu.

"Memang karena banjir. Korban terpeleset lalu masuk parit dan terbawa arus," ucap Ipda M Ridwan, Kamis (21/11/2019).

Halaman
1234
Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Rita
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved