Direktur Dana Perimbangan Takjub Meskipun DAK KTT Rp 62 Miliar, Tapi Mampu Bangun Infrastuktur

direktur Dana Perimbangan takjub meskipun DAK KTT Rp 62 miliar, tapi mampu bangun infrastuktur

Direktur Dana Perimbangan Takjub Meskipun DAK KTT Rp 62 Miliar, Tapi Mampu Bangun Infrastuktur
TribunKaltim.CO/HO
Direktur Fasilitasi Dana Perimbangan dan Pinjaman Daerah Kepmendagri, Mochamad Ardian Noervianto disamping Bupati KTT Undunsyah melihat infrastruktur di KTT. 

TRIBUNKALTIM.CO,TARAKAN-direktur Dana Perimbangan takjub meskipun DAK KTT Rp 62 miliar, tapi mampu bangun infrastuktur

Usai melakukan kunjungan langsung ke Kabupaten Tana Tidung, Direktur Fasilitasi Dana Perimbangan dan Pinjaman Daerah Kementerian Dalam Negeri , Mochamad Ardian Noervianto takjub  dengan infrastruktur yang ada di Pemkab Tana Tidung.

Pria yang akrab disapa Ardian melihat infrastruktur di Pemkab Tana Tidung sangat baik.

Mulai dari, sekolah terpadu SD, SMP dan SMA memiliki gedung yang sangat bagus.

Begitupula dengan sarana dan prasarana Rumah Sakit Tipe C yang dimiliki hingga jalan-jalan di KTT.

"Saya pikir jalan KTT itu berbelok-belok gitu, ternyata lurus dan bagus sekali. Apalagi KTT, salah saru Daerah Otonomi Baru (DOB) di Provinsi Kaltara sudah dapat membangun infrastruktur sebagus ini," ucapnya, Jumat (22/11/2019).

Baca Juga• Pendaftaran CPNS 2019 Mau Ditutup, Pelamar 10 Formasi Ini Masih Nol, Ada Cara Lihat Saingan dari BKN

Baca Juga • Pelatih Borneo FC Mario Gomez Dukung Ardi Idrus Tinggalkan Persib Bandung Demi Berkarier di Malaysia

Baca Juga• Lawan Persija, Bukan Sylvano Comvalius yang Penting Bagi Arema FC, Tapi Pemain Jebolan Diklat Persib

Baca Juga• Ramalan Zodiak Cinta Hari Ini Jumat (22/11/2019) Scorpio si Dia Ingin Coba Hal Baru Gemini Romantis

Menurut Ardian dengan melihat langsung ke lapangan, ternyata penyerapan anggaran infrastruktur sebesar 57 persen benar-benar direalisasikan, Bupati Undunsyah bersama jajaranya dan DPRD hingga Forkompinda.

"Jadi dari laporan adminitasrasi anggaran yang kami terima dan melihat langsung fakta di lapangan linier dan benar-benar direalisasikan bupati.

Inilah yang diinginkan oleh bapak presiden kita, bahwa infrastruktur harus diperhatikan dan dirasakan masyarakat. Bukan oknum elite yang merasakan," ungkapnya.

Ardian mengatakan, Pemkab Tana Tidung lebih mengutamakan pembangunan infrastuktur daripada belanja pegawai. Ini dibuktikan dengan diraihnya opini laporan keuangan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Kaltara.

Halaman
1234
Penulis: Junisah
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved