Sabtu, 18 April 2026

HMI Tantang Kapolda Kaltim yang Baru Berantas Ilegal Mining di Kaltim, Perlu Libatkan Mahasiswa

HMI tantang Kapolda Kaltim yang baru berantas ilegal mining di Kaltim, perlu libatkan mahasiswa

Penulis: Aris Joni | Editor: Samir Paturusi
Tribunkaltim.co, Aris Joni
Ketua Umum Badko HMI Kaltim-Tara, Abdul Muis saat Bertemu mantan Kapolda Kaltim, Irjen Pol Priyo Widyanto 

TRIBUNKALTIM.CO - Masyarakat menyambut baik kedatangan Kapolda Kaltim yang baru Irjen Pol Muktiono menggantikan Irjen Pol Priyo Widyanto.

Ia akan bertugas menjaga keamanan dan kenyamanan daerah di Kaltim, serta menegakkan hukum yang belum tuntas.

Bahkan, organisasi kemahasiswaan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) turut menyambut baik kedatangan Kapolda Kaltim yang baru tersebut.

Tak hanya menyambut, Badan Koordinasi HMI Kaltim-Tara tak lupa memberikan amanah kepada Irjen Pol Muktiono sebagai Kapolda Kaltim yang baru.

Baca Juga• Pendaftaran CPNS 2019 Mau Ditutup, Pelamar 10 Formasi Ini Masih Nol, Ada Cara Lihat Saingan dari BKN

Baca Juga • Pelatih Borneo FC Mario Gomez Dukung Ardi Idrus Tinggalkan Persib Bandung Demi Berkarier di Malaysia

Baca Juga• Lawan Persija, Bukan Sylvano Comvalius yang Penting Bagi Arema FC, Tapi Pemain Jebolan Diklat Persib

Baca Juga• Ramalan Zodiak Cinta Hari Ini Jumat (22/11/2019) Scorpio si Dia Ingin Coba Hal Baru Gemini Romantis

Ketua Badan Koordinasi HMI Kaltim-Tara, Abdul Muis mengungkapkan, sebagai nahkoda baru Polda Kaltim, tentunya banyak harapan dari masyarakat Kaltim dalam hal penegakan hukum yang harus segera direalisasikan.

Dalam pengamatan pengurus Badko HMI Kaltim-Tara ucap dia, salah satu permasalahan yang sangat meresahkan masyarakat yang sampai saat ini masih menjadi PR aparat penegak hukum dan pemerintah yaitu maraknya aktivitas ilegal mining di Bumi Etam.

"Bahkan pemberitaan soal maraknya aktifitas ilegal tersebut sudah bukan lagi menjadi suatu hal yang asing di media cetak ataupun media online," jelasnya kepada Tribunkaltim.co, Jumat, (22/11/2019).

Muis menjelaskan, sebelumnya pada tahun 2016 lalu, Pemprov Kaltim dan Polda Kaltim telah membentuk satgas tambang ilegal sebagai upaya untuk menindak para pelaku penambang ilegal.

Namun, satgas tersebut cenderung jalan di tempat dan bahkan mandul dalam pemberantasan tambang ilegal di Kalimantan Timur.

"Kemudian tahun 2018 Pemkot Samarinda bersama pihak terkait juga melakukan hal yang sama dengan membentuk satgas tambang ilegal,

namun satgas tersebut juga nihil prestasi bahkan belum genap setahun satgas tersebut bubar," ungkapnya.

Oleh karena itu ungkap Muis, pihaknya berharap kepada Kapolda baru ini dapat merumuskan suatu formulasi baru dalam meminimalisir dan menindak ilegal mining di Kalimantan Timur.

"Kalaupun langkah yang diambil kembali membentuk satgas, kami berharap dalam satgas tersebut organisasi mahasiswa atau masyarakat dilibatkan secara langsung,

sehingga mahasiswa atau masyarakat bisa terlibat secara langsung baik dalam mengungkap kasus tambang ilegal maupun dalam hal memastikan kinerja satgas tambang ilegal bekerja sebagaimana mestinya," terangnya.

Menurutnya, keterlibatan mahasiswa dan masyarakat dalam memerangi ilegal mining menjadi sangat penting sebagai upaya untuk memulihkan kepercayaan masyarakat,

terhadap aparat penegak hukum yang selama ini cenderung lamban dalam menindak aktifitas ilegal mining.

"Sehingga tak ada lagi anggapan dari masyarakat adanya Kongkalikong aparat penegak hukum dan pemerintah untuk melanggengkan aktivitas ilegal mining di Bumi Etam," tutupnya.

Disambut Pedang Pora

Tongkat komando Kapolda Kaltim memasuki babak yang baru.

Jabatan yang awalnya dipegang oleh Irjen Pol Priyo Widyanto kini digantikan oleh Irjen Pol Muktiono.

Kapolda Kaltim yang baru tiba di Mako Polda Kaltim sekira pukul 10.40 WITA, Kamis (21/11/2019).

Berbagai personil diterjunkan untuk menyambut kedatangannya.

Penari enggang menyambut Kapolda Kaltim beserta istrinya tepat di depan pintu masuk pos penjagaan.

Pasukan bersenjata laras panjang juga nampak berjejer di depan pos penjagaan untuk memberikan penghormatan kepada Irjen Pol Muktiono dan melaporkan bahwa Polda Kaltim siap siaga selama 24 jam dalam kondisi aman.

Tradisi pedang pora juga turut menyambut kedatangannya dengan memberikan hormat serta menaburkan bunga di sepanjang jalan yang berkarpet merah.

Sejumlah perwira polisi Polda Kaltim membentuk barisan saling berhadapan di pintu masuk Mako Polda sambil menghunus pedang.

Untuk diketahui, Pedang Pora merupakan tradisi dalam rangkaian serah terima jabatan ( Sertijab ) di kalangan militer.

Pedang pora merupakan tradisi yang biasa dilakukan dalam rangka memberikan doa restu bagi ksatria yang bertugas di medan perang.

Demikian halnya dengan upacara pedang pora kali ini, mengandung makna pemberian doa restu, keikhlasan, kebahagiaan bagi seluruh personel kepolisian.

Dengan pedang terhunus yang dilalui pejabat kepolisian dan istri menunjukkan kesiapan perwira berserta Bhayangkari dalam menghadapi tugas-tugas suci yang dibebankan negara kepada pejabat tersebut sebagai perwira polisi.

Terkait penyambutan Kapolda Kaltim yang baru, di sepanjang jalan yang akan dilalui juga ditaburi bunga oleh perwira polisi sebagai tanda selamat datang di Mako Polda

Kaltim yang nantinya akan menjadi tempat bertugasnya.

Baca juga: Polres Balikpapan Gencarkan Patroli, Kini Ketambahan Peralatan Ini, Mampu Masuk Gang Gelap Sempit

Baca juga: Euforia Asian School Football Championship Tim Korea Selatan Bikin Remaja Putri Histeris di Lapangan

Baca juga: Kesaksian Tetangga, Si Terduga Teroris di Samarinda Kadang Bakar Ikan, Orangnya Terbuka Suka Ngobrol

Baca juga: Gus Muwafiq Berjasa Atas Kaltim jadi Ibu Kota Negara Indonesia, Wawali Balikpapan Jelaskan Alasannya

Irjen Pol Muktiono Jabat Kapolda Kaltim, Priyo Widyanto Bergeser ke Sumsel

Irjen Pol Priyo Widyanto resmi menanggalkan jabatan sebagai Kapolda Kaltim, Selasa (19/11/2019).

Kapolri Jenderal Pol Idham Azis memimpin serah terima jabatan ( Sertijab ) sejumlah perwira tinggi Polri di  Gedung Bareskrim Polri.

Tongkat komando Polda Kaltim saat ini berada di tangan Irjen Pol Muktiono yang sebelumnya menjabat sebagai Kakorsahli Kapolri.

Untuk diketahui, para perwira tinggi Polri yang menjalankan serah terima jabatan berdasarkan dengan surat telegram resmi nomor 3020/XI/KEP/2019 dan 3019/XI/KEP/2019.

Diketahui Irjen Pol Priyo Widyanto resmi menjabat sebagai Kapolda Sumatera Selatan menggantikan Irjen Pol Firli Bahuri yang akan mengemban tugas sebagai Ketua KPK periode 2019-2023.

Serah terima jabatan dilakukan di Gedung Bareskrim Polri.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakapolri Komjen Pol Ari Dono, Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri Irjen Pol M. Iqbal, dan sejumlah pejabat Polri lainnya.

Diberitakan sebelumnya, Kapolda Kaltim Irjen Pol Priyo Widyanto memimpin acara serah terima jabatan 11 pejabat Polda Kaltim dan Polres jajaran.

Sertijab dilaksanakan di gedung mahakam Mapolda Kaltim Kota Balikpapan Kalimantan Timur pada Senin pagi, (11/11/2019) sekira jam 07.30 wita.

Dalam sertijab itu juga turut dihadiri Wakapolda Kaltim Brigjen Pol Drs. Eddy S Tambunan, Irwasda Polda Kaltim Drs. Edhy Moestofa,M.H, serta Para PJU Polda Kaltim.

Dalam sambutannya, Kapolda Kaltim, Irjen Pol Priyo Widyanto mengatakan, rotasi jabatan tersebut merupakan bagian dari bentuk implementasi lima program prioritas Presiden RI yang salah satunya adalah pengembangan SDM yang unggul yang dijabarkan dalam program prioritas Kapolri, yakni pembinaan personel yang berbasis meritokrasi dan kompetensi yang salah satunya diwujudkan dalam mutasi jabatan.

"Kita harus ketahui bahwa tanggung jawab jabatan adalah amanah sekaligus kepercayaan yang dalamnya mengandung konsekuensi yang tidak ringan," ujarnya.

Dirinya berharap, jabatan yang diberikannya tersebut dapat dijalankan dengan dedikasi, loyalitas, keikhlasan serta pengabdian yang tinggi dalam menjalankan tugas pokok polri.

Ia mengucapkan terima kasih kepada pejabat lama atas kontribusinya selama menduduki jabatan yang lama dan dapat lebih baik dalam menjalankan tugas di posisi yang barunya.

"Untuk pejabat baru yang berasal dari luar Polda Kaltim saya ucapkan selamat datang dan bisa langsung menyesuaikan dengan satuan dan lingkungan masyarakat. Semoga kehadiran kalian menjadi amunisi baru untuk Polda Kaltim," tuturnya.

Berdasarkan Surat Telegram Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor: ST/2853/X/KEP./2019 tanggal 21 Oktober 2019 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan dalam jabatan dilingkungan Polri, telah dilaksanakan serah terima jabatan Kabin Propam Polda Kaltim sebagai berikut:

1. AKBP SISWANTO MUKTI, S.I.K, SH, M.SI JABATAN LAMA KAPOLRES BONTANG,

JABATAN BARU IRBID ITWASDA POLDA KALTIM;

2. AKBP TEDDY RISTIAWAN, SH, S.I.K, MH. JABATAN LAMA KAPOLRES KUTAI TIMUR,

JABATAN BARU WADIRRESKRIMSUS POLDA LAMPUNG;

3. AKBP I PUTU YUNI SETIAWAN, S.I.K, MH, JABATAN LAMA KAPOLRES KUBAR

JABATAN BARU KABAGWASSIDIK DITRESKRIMSUS POLDA BALI;

4. AKBP ROY SATYA PUTRA, S.I.K. JABATAN LAMA KAPOLRES PASER,

JABATAN BARU KAPOLRES KUBAR;

5. AKBP INDRAS BUDI PURNOMO, S.I.K, MM. JABATAN LAMA KABAGBINOPSNAL DITLANTAS POLDA KALTIM

JABATAN BARU KAPOLRES KUTIM;

 6. AKBP SABIL UMAR, S.I.K, JABATAN LAMA KAPOLRES PENAJAM PASER UTARA, JABATAN BARU KABAGBINOPS ROOPS POLDA SULSEL;

7. AKBP BOYKE KAREL WATTIMENA, S.I.K. JABATAN LAMA KAPOLRES TOJO UNA UNA, POLDA SULTENG, JABATAN BARU KAPOLRES BONTANG;

8. AKBP MURWOTO, SH, S.I.K. JABATAN LAMA KAPOLRES TELUK WONDAMA POLDA PAPUA BARAT, KAPOLRES PASER;

9. AKBP M. DHARMA NUGRAHA S, S.I.K. JABATAN LAMA KASUBDIT 2 DITRESKRIMSUS POLDA KALTIM JABATAN BARU KAPOLRES PENAJAM. (*)

Langganan berita pilihan tribunkaltim.co di WhatsApp klik di sini >> https://bit.ly/2OrEkMy

Langganan Berita Pilihan Tribun Kaltim di WhatsApp
Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved