Insiden Suporter Indonesia Dikeroyok Fans Malaysia, Bukan Hoax, Menpora Kirim Nota Keberatan

Insiden Suporter Indonesia Dikeroyok Fans Malaysia, Bukan Hoax, Menpora Kirim Nota Keberatan kepada Pemerintah Malaysia

Tribunnews/Jeprima-Irwan Rismawan
Ketua PSSI Iwan Bule dan Menpora Zainudin Amali 

TRIBUNKALTIM.CO - Insiden Suporter Indonesia Dikeroyok Fans Malaysia, Bukan Hoax, Menpora Kirim Nota Keberatan

Ramai beredar di media sosial video pengeroyokan suporter Indonesia oleh fans Malaysia, insiden pengeroyokan suporter ini diyakini bukan hoax.

Terkait insiden pengeroyokan suporter Indonesia oleh fans Malaysia ini, Pemerintah Indonesia melalui Menpora akan mengirimkan nota keberatan kepada Pemerintah Malaysia.

Bentrok Suporter Bukan Pertama Kali, Beda Sikap Menpora Indonesia dan Malaysia, Syed Saddiq Dihujat

Buntut Insiden Suporter Indonesia Dikeroyok, Profil Menpora Malaysia Syed Saddiq di Wikipedia Diedit

Suporter Indonesia Jadi Korban Pengeroyokan Oknum Fans Malaysia, Ini Kronologi dan Penjelasan KBRI

Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga ( Ses Menpora ), Gatot S Dewa Broto akan mengirim nota keberatan kepada pemerintah Malaysia.
Nota keberatan yang dikirim Gatot S. Dewa Broto itu terkait insiden pengeroyokan suporter Indonesia di Malaysia.

Sebelumnya beredar video pengeroyokan suporter Indonesia oleh pendukung Malaysia jelang kualifikasi Piala Dunia 2022 Selasa (19/11/2019).

Video tersebut dikabarkan terjadi sehari sebelum pertandingan Malaysia melawan Indonesia.

Salah satu korban bernama Fuad terlihat babak belur di bagian wajahnya saat dikeroyok pendukung Malaysia.

Gatot S Dewa Broto pun membenarkan video pendek soal pemukan suporter Indonesia.

"Kejadian ini sudah viral. Saya yakin ini bukan hoax," kata Gatot S Dewa Broto di Kemenpora, Kamis (21/11/2019) yang dikutip BolaStylo.com dari Tribunnews.

"Saya punya background di telekomunikasi. Jadi saya bisa membedakan foto cropping atau hoax atau tidak.

UPDATE Menteri BUMN Erick Thohir Sebut Ahok Jadi Komisaris Utama Pertamina Ini Pernyataan Lengkapnya

"Saya punya kemampuan membedakan hal itu. Jadi itu (video pemukulan) bukan hoax," katanya meneruskan.

Halaman
1234
Editor: Amalia Husnul Arofiati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved