Sebelum Wacana Sertifikasi Pra Nikah, Kota Balikpapan Sudah Lakukan Ini Bagi Calon Pengantin

Sebelum Wacana Sertifikasi Pra Nikah, Kota Balikpapan Sudah Lakukan Ini Bagi Calon Pengantin

Sebelum Wacana Sertifikasi Pra Nikah, Kota Balikpapan Sudah Lakukan Ini Bagi Calon Pengantin
TribunKaltim.Co/miftah aulia anggraini
Sri Wahjuningsih 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN-Sebelum wacana sertifikasi pra nikah, Kota Balikpapan sudah lakukan ini bagi calon pengantin

Aturan yang diwacanakan oleh pemerintah mengenai sertifikasi pelatihan pra nikah masih menjadi sorotan di mata masyarakat.

Pasalnya aturan ini dianggap akan merepotkan dan terlalu jauh mencampuri urusan ranah pribadi pasangan yang akan menikah.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Kota Balikpapan, Sri Wahjuningsih Wahjuningsih mengatakan, saat ini Pemerintah Kota Balikpapan sudah melakukan pembekalan bagi pasangan yang akan menikah.

Baca Juga• Masa Jabatan Presiden Jokowi Berpotensi Tiga Periode, Respon Refly Harun dan Hendropriyono Beda

Baca Juga• Prediksi dan Susunan Pemain Persib vs Barito Putera, Maung Bandung Tanpa Bomber Utama

Baca Juga• Penunjukan Ahok Jadi Komisaris Utama Upaya Jokowi Perangi Mafia Gas yang Lama Bercokol di Pertamina

Baca Juga• Heboh Nikita Mirzani Cium Jorge Lorenzo, Kini Eks Pembalap Honda Unggah Foto di Bali, Ada Nyai ?

"Sebelum ada wacana sertifikasi pra nikah itu, sebetulnya untuk Kota Balikpapan sendiri melalui kantor KUA  selama ini sudah melakukan pembekalan melalui penasehat  perkawinan," ujar Sri Wahjuningsih saat ditemui Tribunkaltim.co.

Disebutkan Sri Wahjuningsih, kegiatan penasehatan perkawinan tersebut telah dilakukan setiap hari Selasa dan Rabu di 5 KUA yang tersebar di Balikpapan.

Sri Wahjuningsih sebagai kepala dinas yang membidangi peningkatan kualitas keluarga menyebutkan, pihaknya juga turut mengisi kegiatan tersebut.

"Kami juga sudah berkontribusi melalui Puspaga kami yang mengisi setiap hari Rabu. Kemudian penyuluh KB kami juga mengisi di sana tapi dalam porsi waktu yang hanya 15 menit saja," tambahnya.

Menurutnya, wacana sertifikasi itu sebetulnya sudah dilakukan Pemerintah Kota Balikpapan, namun tidak dalam porsi yang utuh seperti yang diwacanakan pemerintah pusat.

Jika pemerintah pusat mewacanakan kegiatan pembekalan tersebut berbulan-bulan dan bersertifikasi,

Halaman
1234
Penulis: Miftah Aulia Anggraini
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved