Minggu, 12 April 2026

Berita Pemkab Kutai Barat

Kampung Mancong Kutai Barat Juara III Nasional Sebagai Kampung Adat Terpopuler

Kampung Mancong, Kecamatan Jempang, Kutai Barat meraih juara III kategori Kampung Adat Terpopuler.

HUMASKAB KUBAR
Staf Ahli Mentri Bidang Multikultura Guntur Sakti menyerahkan tropi kepada Sekretaris Kabupaten Kutai Barat Drs Yacob Tullur MM pada malam Anugerah Pesona Indonesia (API) di Gedung Kementerian Pariwisata Jakarta, Jumat (22/11/2019) malam. API merupakan kegiatan tahunan dalam upaya membangkitkan apresiasi masyarakat terhadap pariwisata Indonesia. 

JAKARTA - Kampung Mancong, Kecamatan Jempang, Kutai Barat meraih juara III kategori Kampung Adat Terpopuler.

Penghargaan tersebut diberikan pada Malam Anugerah Pesona Indonesia (API) 2019 sebagai wujud apresiasi bagi destinasi wisata terpopuler.Kegiatan tersebut dilaksanakan di Balairung Soesilo Soedarma, Gedung Sapta Pesona Kementerian Pariwisata Republik Indonesia.

Tropi penghargaan diserahkan langsung oleh Staf Ahli Mentri Bidang Multikultura Guntur Sakti kepada Sekretaris Kabupaten Drs Yacob Tullur MM, Jumat (22/11/2019) malam. API merupakan rangkaian kegiatan tahunan yang diselenggarakan dalam upaya membangkitkan apresiasi masyarakat terhadap pariwisata Indonesia.

Disamping itu penyelenggaraan API juga bertujuan mendorong perenserta berbagai pihak terutama pemerintah daerah untuk lebih berupaya dalam memperomosikan pariwisata didaerahnya masing-masing. Turut hadir mendampingi Sekretaris Kabupaten Kepala Dinas Pendidikan Kubar.

Dalam kesempatan tersebut Sekda Kabupaten Drs Yacob Tullur MM menyatakan bersyukur karena Kubar diwakili Kampung Mancong meraih Kampung Adat Terpopuler III. Ini merupakan pristiwa yang sangat membahagiakan, dimana kita baru saja mengikuti API dan mendapatkan juara. Diharapkan hasil ini dapat memotivasi, karena banyak hal yang terpendam bisa digali dan bisa popular.

"Dahulu kita berpikir rumah adat/lamin di Kampung Mancong sekadar dikunjungi masyarakat setempat, namun hal ini bisa dikenal khalayak ramai, baik nasional maupun internasional," terang Sekda.

Harapan ke depan, Kutai Barat harus lebih pandai menggali serta mempromosikan tempat-tempat wisata, kerajinan dan kuliner, sebab budaya ini harus hidup di masyarakat, seperti rumah-rumah adat harus kita lestarikan.

Sebagai daerah penyangga Ibu Kota Negara ke depan, Kubar harus mempersiapkan diri, tentu masyarakat tidak bisa hanya menonton dan bergembira saja dengan IKN pindah ke Kalimantan Timur, tetapi kita juga harus mempromosikan wisata-wisata yang ada didaerah kita sehingga para pendatang lebih tertarik untuk berkunjung.

Sebagai informasi pelaksanaan penganugrahan dilakukan pemungutan suara (voting) juga dilakukan pengembangan.

Sebelumnya hanya digunakan dua saluran voting SMS dan aplikasi android maka untuk API 2019 ditambah satu saluran voting yaitu video Youtube Channel. Dan penggunaan beberapa voting ini juga sebagai upaya menjaga independensi. (hms10)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved