PKK Kabupaten Kutai Timur

SMEP PKK Kutai Timur Ditutup, Kecamatan Diminta Tingkatkan Prestasi

SMEP yang telah dilaksanakan dapat digunakan sebagai acuan, motivasi dan semangat untuk di tahun 2020 yang akan dijadikan program terarah

SMEP PKK Kutai Timur Ditutup, Kecamatan Diminta Tingkatkan Prestasi
HO - PKK Kutim
Kegiatan supervisi, monitoring, evaluasi dan pelaporan (SMEP) yang digelar tim penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Kutai Timur (Kutim). 

TRIBUNKALTIM.CO - Seluruh rangkaian kegiatan supervisi, monitoring, evaluasi dan pelaporan (SMEP) yang digelar tim penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), telah berakhir.

“Terimakasih kepada seluruh pengurus PKK kabupaten, kecamatan dan desa yang telah melaksakan dan mengikuti SMEP untuk tahun 2019 di 18 kecamatan," ucap Ketua TP PKK Kabupaten Kutim Hj Encek UR Firgasih SH MAP, yang juga sebagai Ketua DPRD Kabupaten Kutim, Minggu (24/11/2019).

Berdasarkan hasil SMEP yang disampaikan oleh semua Pokja-Pokja mulai dari Sekertariat, Pokja I, II, III dan IV, menurut Bunda Firga, sudah bagus. Ia meminta agar prestasi yang ditoreh, dipertahankan.

Ketua TP PKK Kabupaten Kutim Hj Encek UR Firgasih SH MAP
Ketua TP PKK Kabupaten Kutim Hj Encek UR Firgasih SH MAP (HO - PKK Kutim)

"Untuk PKK kecamatan maupun desa yang sudah berprestasi, pertahankan prestasinya dan tingkatkan untuk itu di perlukan peningkatan, semangat, kerjasama tim kecamatan dan perlu adanya pembinaan ke desa-desa. Perlu pelatihan pelatihan tentang tupoksi, program dan kegiatan di masing-masing pokja," ujarnya.

Bunda Firga juga berharap melalui kegiatan SMEP yang telah dilaksanakan dapat digunakan sebagai acuan, motivasi dan semangat untuk di tahun 2020 yang akan dijadikan program terarah, salah satunya adalah stanting dimana program ini sudah masuk di dalam program nasional.(sar)

Pokok Pikiran SMEP tahun 2019:

  1. Melakukan pelatihan, sosialisasi pola asuh anak dan remaja (PPAR), pembinaan kesadaran bela negara (PKBN), dan pencegahan kekerasan dalam rumah tangga (PKDRT).
  2. Melakukan pembinaan dan sosialisasi bina keluarga balita (BKB) dan pelatihan usaha peningkatan pendapatan keluarga (UP2K).
  3. Melakukan pengembangan Hatinya PKK di kelompok Dasawisma dan pemanfaatan lahan perkarangan rumah untuk mencegah stunting.
  4. Melakukan upaya deteksi dini kanker servik (IVA Test) dan pembinaan Posyandu.
  5. Memperkuat keberadaan kelompok Dasawisma sebagai garda terdepan gerakan PKK untuk meningkatkan target kurang lebih 6000 kelompok Dasawisma dengan menggandeng mitra kerja yaitu ikatan bidan Indonesia (IBI).
  6. Tim penggerak PKK senantiasa berkoordinasi dengan jajaran pemerintah dan menjalin relasi, kemitraan dengan lembaga untuk keberhasilan visi dan misi gerakan PKK.
  7. Tahun 2020 hendaknya sudah dapat diperkirakan unggulan di tiap-tiap kecamatan.(sar)

Jelang Rakornas 2020, PKK Kutim Gelar Rapat Konsultasi

Jelang Rakornas 2020, PKK Kutim Gelar Rapat Konsultasi, Sekda Ingatkan Soal Stunting pada Anak

PKK Kutim Gandeng OPD Sukseskan Pembangunan di Masyarakat

Editor: Ardian Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved