Pilkada Bontang

Penuntasan Kasus Korupsi Perusda AUJ Bontang Dilimpah dari Kejari ke Kejati Kaltim Begini Alasannnya

Penuntasan Kasus Korupsi Perusda AUJ Bontang Dilimpah dari Kejari ke Kejati Kaltim Begini Alasannnya

Penuntasan Kasus Korupsi Perusda AUJ Bontang Dilimpah dari Kejari ke Kejati Kaltim Begini Alasannnya
TribunKaltim.Co/Ikhwal Setiawan
DILIMPAHKAN -- Kajari Bontang Agus Kurniawan mengatakan hasil ekspose kasus korupsi Perusda AUJ disimpulkan penanganan kasus korupsi Perusda dilimpahkan ke Kejati Kaltim. 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG -- Penyidikan kasus korupsi dana penyertaan modal Perusda Aneka Usaha dan Jasa atau Perusda AUJ Bontang dilimpahkan dari Kejari ke Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur atau Kejati Kaltim.

Kepala Kejari Bontang, Agus Kurniawan beralasan pelimpahan ini untuk menjaga kondusivitas daerah jelang Pilkada nanti.

Di samping itu, pihak kejaksaan menilai pelimpahan penanganan ini untuk menjaga netralitas selama proses penyidikan.

"Untuk menjamin keamanan dan netralitas penanganan perkara mengingat di Kota Bontang tahun 2020 sudah memasuki tahapan Pilkada," ujar Kajari Agus

Lebih lanjut, pelimpahan ini pun diharapkan bisa mempercepat penanganan kasus.

Sebab, dukungan petugas di Kejati lebih banyak ketimbang jaksa penyidik di Kejari Bontang.

Kendati demikian, pelimpahan kasus tak selurugh dibebankan kepada Kejati Kaltim. Pihaknya tetap mengawal dan membantu proses penyidikan kasus ini.

"Walaupun penanganannya diambil alih pihak Kejati Kaltim, masyarakat dipersilahkan untuk tetap memonitor proses nya, karena tim penyidik Kejati Kaltim maupun Tim Penyidik Kejari Bontang," ujarnya.

Ia berharap dengan pelimpahan tersebut bisa menjaga kondusivitas dan kestabilan politik di Kota Bontang jelang Pilkada nanti. 

Jaksa Kolaborasi Ada 8 Orang

Halaman
1234
Penulis: Ichwal Setiawan
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved