Patroli Patok Terkoordinasi Jilid II Dua Negara, Bersatu Cek Patok Perbatasan RI-Malaysia

Patroli Patok Terkoordinasi Jilid II Dua Negara, Bersatu Cek Patok Perbatasan RI-Malaysia

Patroli Patok Terkoordinasi Jilid II Dua Negara, Bersatu Cek Patok Perbatasan RI-Malaysia
TribunKaltim.Co/HO
Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Letkol Inf Ronald Wahyudi S.E.,M.TR (HAN) dan Wakil panglima Briged ke 9 Malaysia Letnan Kolonel Moh Aktif Bin, melepas Patroli Gabungan di Wilayah Kecamatan Krayan Kabupaten Nunukan Provinsi Kalimantan Utara, Rabu (27/11/2019) 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA-patroli patok terkoordinasi Jilid II dua Negara, bersatu cek patok perbatasan RI-Malaysia

Tugas pengamanan perbatasan yang telah dilaksanakan sampai saat ini, merupakan operasi terintegrasi antara TNI AD dan Tentara Diraja Malaysia,

yang diwujudkan dalam bentuk kerjasama dan kegiatan bersama yang bertujuan untuk mempermudah komunikasi,

koordinasi dan menghindari terjadinya kesalah fahaman serta mencegah terjadinya provokasi yang dapat merugikan kedua institusi pengaman perbatasan darat RI-Malaysia.

Baca Juga• Serunya Maria Ozawa Dukung Timnas Indonesia, Prediksi Skor Miyabi Tepat Hancurkan Thailand

Baca Juga• Bongkar Identitas Orangtua Agnez Mo, Nikita Mirzani Ungkap Pelantun Nanana Punya Keturunan Jawa

Baca Juga• Agnez Mo Unggah Potongan Hasil Wawancara dengan Presenter Kevin Kenny, Ini Isinya

Baca Juga• Ahok Diminta Mundur dan Jalani Proses Hukum di KPK, Arya Sinulingga Bantah Diistimewakan

Hal ini diungkapkan  Dansatgas Letkol Inf Ronald Wahyudi S.E.,M.TR (HAN) saat melepas patroli terkoordinasi jilid II di wilayah Kecamatan Krayan, Kabupaten Nunukan Provinsi Kalimantan Utara, Rabu (27/11/2019).

"Kegiatan ini dilaksanakan secara bersama antara Satgas Pamtas TNI, dalam hal ini Yonif Raider 600/Modang bersama Briged 9 TDM Pasukan Pamtas Malaysia ini.

Selain sebagai simbol kebersamaan, juga merupakan bentuk aplikasi eratnya persahabatan angkatan bersenjata kedua negara untuk saling menjaga kedaulatan negaranya yang berbatasan darat,"jelasnya.

Dansatgas menambahkan,  kegiatan ini juga berdampak positif untuk mengontrol aktivitas berbagai kegiatan ilegal  seperti ilegal logging, ilegal mining, trafficking,

pelintas batas dan kriminalitas seperti penyelundupan narkoba yang kerap memanfaatkan celah di wilayah perbatasan serta berbagai dampak lainnya yang timbul di perbatasan.

"Oleh karena itu interaksi antar prajurit dalam kegiatan patroli koordinasi ini, menjadi wahana yang efektif untuk mewujudkan semangat kebersamaan, saling pengertiandan persaudaraan antar prajurit kedua Negara.

Halaman
12
Penulis: Nevrianto
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved