Pendapatan Bontang 65 Persen Masih Bergantung Pusat, Kinerja Aparatur Dongkrak PAD Masih Minim

Pendapatan Bontang 65 Persen Masih Bergantung Pusat, Kinerja Aparatur Dongkrak PAD Masih Minim

Pendapatan Bontang 65 Persen Masih Bergantung Pusat, Kinerja Aparatur Dongkrak PAD Masih Minim
TribunKaltim.Co/Ichwal Setiawan
PENGESAHAN APBD -- Rapat paripurna pengesahan APBD Bontang digelar di Kantor Sekretariat DPRD Bontang 

TRIBUNKALTIM.CO,BONTANG-pendapatan Bontang 65 persen masih bergantung pusat, kinerja aparatur dongkrak PAD masih minim 

Pendapatan Kota Bontang masih bergantung dari dana perimbangan. Pemkot Bontang masih bergantung dari dari suntikan dana pusat.

Di postur anggaran 2020 mendatang, komposisi dana perimbangan masih mendominasi. Besarannya mencapai 65 persen dari APBD Bontang.

Sementara kemandirian daerah memperoleh anggaran masih rendah. Pendapatan Asli Daerah (PAD) Bontang untuk tahun depan hanya Rp 184 miliar.

Jumlah tersebut jauh lebih rendah ketimbang dana perimbangan dari pusat yang mencapai Rp 1 triliun lebih.

Kendati pendapatan daerah masih ditopang oleh dana perimbangan, namu pemerintah tetap meningkatkan kesejahteraan pegawai tahun depan.

Dari data pos belanja daerah untuk keperluan gaji dan tunjangan pegawai 2020 mendatang, ditetapkan sebesar Rp 534 miliar atau sekitar 32 persen dari total APBD Bontang tahun depan.

"Pendapatan Asli Daerah untuk APBD 2020 sebesar Rp 184 miliar," ujar Wakil Walikota Basri Rase saat menyampaikan proyeksi APBD 2020 kemarin.

Untuk informasi, besaran tunjangan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Bontang diproyeksikan bakal lebih tinggi ketimbang daerah lain di Kalimantan Timur.

Walikota Bontang, Neni Moerniaeni berencana menaikan Tambahan Penghasilam Pegawai (TPP) PNS di lingkungan Pemkot Bontang tahun depan.

Halaman
1234
Penulis: Ichwal Setiawan
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved