Breaking News:

Baru 30 Persen Pekerja Terdaftar Jamsostek, BPJS Ketenagakerjaan Minta Dukungan Pemkab Kutai Timur

Baru 30 Persen Pekerja Terdaftar Jamsostek, BPJS Ketenagakerjaan Minta Dukungan Pemkab Kutai Timur

Penulis: Margaret Sarita | Editor: Rita Noor Shobah
TRIBUNKALTIM.CO/ MARGARET SARITA
FGD BP Jamsostek dan Pemkab Kutim 

Ada tiga jenis peserta BP Jamsostek,, yakni pekerja penerima upah, seperti ASN dan karyawan swasta.

Ada pula pekerja non penerima upah atau informal, seperti tukang bakso, sol sepatu, serta pedagang.

“Semua pekerja informal juga membutuhkan perlindungan diri.

Mereka bisa membayar iuran BP Jamsostek secara mandiri dengan besaran yang bisa dipilih, sesuai manfaat yang ingin diperoleh.

Apakah jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, jaminan hari tua atau jaminan pensiun,” kata Rom Doni.

Selain itu, ada juga program peserta jasa konstruksi, seperti pekerja bangunan yang sama kerjanya selama proyek itu saja.

Iuran untuk sektor ini, hanya satu kali pembayaran untuk satu proyek pekerjaan.

“Kami berharap, seluruh pekerjaan di Kutim, terutama jasa konstruksi, sudah melindungi pekerjanya dengan BP Jamsostek,” ujar Rom Doni.

BACA JUGA

Antisipasi Lonjakan Peserta Kelas III, BPJS Kesehatan Balikpapan akan Tambah Mitra

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved