LA Bukan Siswa SMK tapi Ikut Demo Siswa, Berkasnya Sudah P21, Ini Langkah Hukum Berikutnya

LA Bukan Siswa SMK tapi Ikut Demo Siswa, Berkasnya Sudah P21, Ini Langkah Hukum Berikutnya,

LA Bukan Siswa SMK tapi Ikut Demo Siswa, Berkasnya Sudah P21, Ini Langkah Hukum Berikutnya
(KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG)
Pelajar melakukan Aksi Tolak RUKHP di Belakang Gedung DPR/MPR, Palmerah, Jakarta Barat, Rabu (25/9/2019). 

"Dia bukan anak-anak loh. Umurnya sudah 20 tahun. Kalau kategori anak-anak kan 18 tahun ke bawah. Dia bukan siswa SMK, tapi ikut gabung demo di siswa SMK," ucap Sugeng.

"Kemudian dia lempar batu kepada petugas dua kali. Kemudian dia diperintahkan untuk bubar sampai jam 9 malam enggak mau, itu kan sudah tindak pidana. Tentang penyelamatan bendera itu sama sekali tidak ada fakta di dalam berkas," tambah Sugeng.

Polisi sebelumnya menangkap LA, pemuda yang fotonya viral di tengah kepungan kabut gas air mata.

LA ditangkap karena diduga terlibat kerusuhan dalam aksi pelajar yang dilakukan pada 30 September. Kepolisian memastikan, penangkapan tersebut bukan karena LA melecehkan Bendera Merah Putih.

Polisi Pastikan LA Diamankan Bukan karena Melecehkan Bendera Merah Putih

Polisi membantah kabar yang menyebutkan bahwa pelajar berinisial LA ditangkap karena melecehkan bendera Merah Putih saat unjuk rasa pada Senin (30/9/2019) lalu.

Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Edi S Sitepu menegaskan, LA diamankan karena ia diduga ikut melakukan kerusuhan dalam aksi unjuk rasa.

"Diamankan pada saat terjadinya kerusuhan tanggal 30 September 2019. Tidak ada kaitannya dengan pelecehan bendera," kata Edi saat dihubungi, Rabu (2/10/2019).

Saat ini, LA sudah diamankan pihak Kepolisian Metro Jakarta Barat untuk proses penyelidikan lebih dalam.

"Iya, ada di Polres, masih kita dalami," kata Edi.

Halaman
1234
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved