Siap-siap Penunggak Iuran, BPJS Kesehatan Balikpapan akan Datangi Rumah Peserta, Ini Prosedurnya

Siap-siap Penunggak Iuran, BPJS Kesehatan Balikpapan akan Datangi Rumah Peserta, Ini Prosedurnya

Siap-siap Penunggak Iuran, BPJS Kesehatan Balikpapan akan Datangi Rumah Peserta, Ini Prosedurnya
TRIBUNKALTIM.CO/ HERIANI
Suasana BPJS Kesehatan Cabang Balikpapan, Selasa (26/11/2019) lalu. Banyak peserta yang mengajukan turun kelas, merespon kenaikan pembayaran iuran 2 kali lipat. 

Viral Rekening Otomatis Dipotong Rp250ribu Tanpa Izin dan Tak Bisa Stop, Begini kata BPJS Kesehatan

BPJS Ketenagakerjaan Berubah jadi BP Jamsostek, Begini Penjelasan Kepala Cabang Balikpapan

Naiknya iuran 100 persen, menimbulkan respon cepat dari masyarakat.

Rata-rata perhari sejak 1 November 2019, 20 hingga 35 orang yang mulanya kelas I dan II mengajukan permohonan turun kelas III.

Sehingga, tidak menutup kemungkinan permintaan kelas III di layanan kesehatan naik drastis.

"Terkait pelayanan, karena nanti ini pasti banyak yang turun ke kelas III, kami mengimbaukan ke stakeholder kami, rumah sakit dan faskes lainnya, untuk memperbanyak kelas III-nya," terang Sugiyanto.

Diketahui, selain ruang inap, tidak ada pembeda layanan kesehatan antar kelas I, II dan III.

Suasana BPJS Kesehatan Cabang Balikpapan, Selasa (26/11/2019) lalu. Banyak peserta yang mengajukan turun kelas, merespon kenaikan pembayaran iuran 2 kali lipat.
Suasana BPJS Kesehatan Cabang Balikpapan, Selasa (26/11/2019) lalu. Banyak peserta yang mengajukan turun kelas, merespon kenaikan pembayaran iuran 2 kali lipat. (TRIBUNKALTIM.CO/ HERIANI)

Bagi peserta yang memiliki kartu kelas I, akan mendapatkan ruang rawat inap pribadi, sedangkan untuk kelas III, pasien dirawat dalam sebuah bangsal atau ruangan besar bersama-sama dengan pasien lainnya.

Menurut data kepesertaan mandiri BPJS Kesehatan Cabang Balikpapan yang dihimpun akhir November 2019, sebanyak 137,615 jiwa terdaftar kelas III, 60,540 di kelas II, dan 47,575 di kelas I.

"Jumlah peserta sebanyak 245,730 jiwa keseluruhan peserta mandiri, dan tidak semuanya aktif. Yang nonaktif sebesar 40 persen," tandas Sugiyanyo.

Halaman
1234
Penulis: Heriani AM
Editor: Rita
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved