Terima Kunjungan Pimpinan Tribun Kaltim, Walikota Syaharie Jaang Mengaku Pernah Emosi dan Malu

Terima Kunjungan Pimpinan Tribun Kaltim, Walikota Syaharie Jaang Mengaku Pernah Emosi dan Malu

Terima Kunjungan Pimpinan Tribun Kaltim, Walikota  Syaharie Jaang Mengaku Pernah Emosi dan Malu
TribunKaltim.Co/purnomo susanto
TERIMA PIMPINAN TRIBUN KALTIM- Walikota Samarinda, Syaharie Jaang menerima kedatangan Pemimpin Redaksi (Pemred) Tribun Kaltim, Ade Mayasanto beserta rombongan, pada Kamis (28/11/2019), sore, di Fumjab Walikota Samarinda, Jalan Ruhui Rahayu. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA -terima kunjungan pimpinan Tribun Kaltim, Walikota  Syaharie Jaang mengaku pernah emosi dan malu

Walikota Samarinda Syaharie Jaang mengaku pernah emosi bercampur malu, saat kota yang dipimpinnya itu  mendapat peringkat ke-332.

Syaharie Jaang merasa, bahwa peringkat tersebut tidak patut disematkan kepada Kota Samarinda yang selama ini sering melakukan inovasi.

Peringkat itu, dari penyusunan hasil Pengukuran Indeks Inovasi Daerah yang dilaksanakan oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Inovasi Daerah, Badan Penelitian dan Pengembangan (Litbang), Kementrian Dalam Negeri (Kemedagri) tahun anggaran 2019.

Karena tak terima, Syaharie Jaang lalu bertindak cepat.

Baca Juga• KONI Penajam Paser Utara Siapkan Bonus Rp 4 Miliar, Dibagi Bulan Depan Sasarannya Diberi ke Hal Ini

Baca Juga• Kurangi Frekuensi Penerbangan, Susi Air Pilih Terbang Usai APT Pranoto Samarinda Selesai Diperbaiki

Baca Juga• Tangkap Pelaku Pengedar Ganja Antarpulau, Polda Kalimantan Timur Lakukan Penyisiran di 5 Kota Besar

Baca Juga• Mengenal Sosok Miss Borneo 2019, Ini Perwakilan Kalimantan di Ajang Miss Lumiere International World

“Terus terang saya malu saat menerima informasi, bahwa kita meraih peringkat 332 dan tercantum pada pengukuran indeks inovasi daerah.

Padahal, kota ini terus menerus mengembangkan inovasi,” ujarnya bercerita kala menerima kedatangan pimpinan Tribun Kaltim, di Rumah Jabatan (Rumjab), pada Kamis (28/11/2019) sore, Jalan Ruhui Rahayu, Samarinda.

“Kok saya merasa, kalau kita mendapatkan peringkat ini  seolah-olah tidak memiliki inovasi sendiri.

Kalau dilihat orang, juga di kementerian,  seolah-olah tidak ada inovasi dan gebrakan. Padahal, kita ini terus mengembangkan inovasi. Terlebih, karena inovasi yang dimiliki, kota menyabet beberapa penghargaan,” lanjutnya.

Persoalan tersebut menjadi sangat serius bagi pemimpin daerah berjuluk Kota Tepian ini.

Halaman
1234
Penulis: Purnomo Susanto
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved