APBD Kutai Timur Disahkan, DPRD Minta Pemkab Prioritaskan Pembayaran Utang Rp 168 Miliar

APBD Kutai Timur Disahkan, DPRD Minta Pemkab Prioritaskan Pembayaran Utang Rp 168 MIliar

APBD Kutai Timur Disahkan, DPRD Minta Pemkab  Prioritaskan Pembayaran Utang Rp 168 Miliar
TribunKaltim.CO/Margaret Sarita
Penyerahan pendapat akhir fraksi pada pimpinan rapat sebelum APBD Kutim 2020 disahkan 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA –APBD Kutai Timur disahkan, DPRD minta Pemkab  prioritaskan pembayaran utang Rp 168 miliar

Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah  (APBD) Kabupaten Kutai Timur tahun 2020 sudah diketok, Jumat (29/11/2019).

Sebelum pengesahan, tujuh fraksi di DPRD Kutim menyampaikan pendapat terakhir terkait RAPBD Kutim tersebut. Terutama terkait pembelanjaan anggaran.

Meski seluruh fraksi menyatakan setuju pada rancangan APBD yang diajukan pemerintah, namun sebagian memberikan masukan kritis terkait belanja pemerintah.

Fraksi Kebangkitan Indonesia Raya (KIR), yang merupakan fraksi gabungan dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dengan Gerakan Indonesia Raya (Gerindra),

meminta pemerintah memprioritaskan pembayaran utang, agar tidak terus menerus membebani APBD Kutim ke depan.

Baca Juga• Tangki Tak Bertuan di Tanah Pemkab PPU, DPRD Penajam Paser Utara Gelar Rapat Dengar Pendapat

Baca Juga• Gelar Rekonstruksi Pembunuhan, Polres Balikpapan Temukan Penambahan, 4 Adegan Ini Jadi Inti

Baca Juga• Rekonstruksi Pembunuhan di Jl Siaga Balikpapan, Ini Penyebab Korban Tewas Karena Diduga Selingkuh

Baca Juga• 5 Desember Paling Cepat Pra Kualifikasi Desalinasi Balikpapan, PDAM akan Beli Air Pada Investor

“Dalam menyusun APBD, kami minta pemerintah menggunakan prinsip kehati-hatian. Belanjalah sesuai kemampuan.

Sesuaikan alokasi anggaran dengan aturan dan undang undang yang berlaku.

Selesaikan utang, agar tidak terus menerus membebani APBD, dan untuk program multiyears, sebaiknya pekerjaan yang tidak menunjukkan progres, dihentikan,” kata dr Novel Titi Paembonan dari Fraksi KIR.

Senada, Ketua Fraksi Partai Golkar, Sayyid Anjas meminta pemerintah komitmen dalam membayar utang. Utang tahun 2018, tercatat Rp 168 miliar.

Halaman
1234
Penulis: Margaret Sarita
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved