Kuota CPNS untuk Penyandang Disabilitas di Kabupaten Berau Kalimantan Timur Tidak Terisi

Kuota CPNS untuk Penyandang Disabilitas di Kabupaten Berau Kalimantan Timur Tidak Terisi,

Kuota CPNS untuk Penyandang Disabilitas di Kabupaten Berau Kalimantan Timur Tidak Terisi
Tribunkaltim.co, Geafry Necolsen
BKPP Berau mengalokasikan kuota untuk penyandang Disabilitas dalam seleksi CPNS. Namun hingga pendaftaran berakhir, kuota ini tidak terisi. 

Kepala BKD Kaltim, Adriningsih mengungkapkan, formasi CPNS tahun lalu untuk disabilitas sebanyak 6 orang. Kemudian, untuk cumlaude sebanyak 9 orang.

Namun, kedua formasi tersebut terpaksa harus kosong karena tidak ada pendaftar di dua formasi tersebut. Dan hal itu tidak diinginkan terulah tahun ini.

“Janganlah disia-siakan kesempatan untuk menjadi PNS. Ayo, ambil kesempatan itu. Untuk itu saya mengajak agar, mari penyandang disabilitas dan cumlaude mendaftar CPNS,” ujarnya saat menggelar jumpa pers, pada Sabtu (23/11/2019), pukul 16.30 WITA, di Kantor BKD Kaltim, Jalan M Yamin, Samarinda.

“Tahun lalu, kuota untuk disabilitas hanya 2 persen. Sedangkan untuk cumlaude itu 3 persen. Nah, untuk tahun ini kuotanya dibalik menjadi 3 persen untuk disabilitas dan 2 persen untuk cumlaude.

Meskipun, pengalaman kita pendaftar untuk dua formasi tersebut kosong tahun lalu. Tahun ini, kuotanya tetap kita naikkan,” lanjutnya.

Tahun lalu, beber Adriningsih, ada satu orang pelamar untuk formasi disabilitas. Namun, persyaratan yang disampaikan kepada BKD Kaltim tidak memenuhi syarat. Terpaksa tutur Adriningsih, pihaknya tidak dapat meneruskan berkas untuk mendapatkan nomor peserta tes CPNS.

“Sayang sekali tahun lalu itu. Ada satu peserta, tapi persyaratannya tidak lengkap. Jadi terpaksa digugurkan. Nah, tahun ini kita mengharapkan agar hal itu tidak terjadi lagi.

Dan kita bisa memenuhi formasi disabilitas dan cumlaude. Namun, sudah beberapa hari ini kita tidak melihat ada tanda-tanda formasi ini akan terisi,” tuturnya.

Sekretaris BKD Kaltim, Nina Dewi mengungkapkan, tahun ini ada 368 formasi. Terdiri atas 352 tenaga pendidik, 71 formasi tenaga kesehatan dan 45 tenaga teknis.

Dari seluruh kuota yang dibutuhkan, Nina Dewi menyebutkan, kesempatan untuk penyandang disabilitas dan cumlaude ada di seluruh formasi.

“Semua ada formasinya. Apakah itu di tenaga guru, kesehatan dan juga teknis lainnya. Untuk penyandang disabilitas, selama ada surat keterangan layak beraktifitas yang disampaikan dari rumah sakit maka berkas pendaftaran akan diterima.

Dengan catatan, seluruh persyaratan yang dibutuhkan di dalam berkas semuanya dapat dipenuhi,” terangnya. 

Penulis: Geafry Necolsen
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved