Eksklusif

Keberatan Tarif Iuran Naik, Peserta BPJS Kesehatan di Kaltim Ramai-ramai Minta Turun ke Kelas III

Keberatan Tarif Iuran Naik, Peserta BPJS Kesehatan di Kaltim Ramai-ramai Minta Turun ke Kelas III

Keberatan Tarif Iuran Naik, Peserta BPJS Kesehatan di Kaltim Ramai-ramai  Minta Turun ke Kelas III
Tribunkaltim.co/Miftah Aulia Anggraini
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial atau BPJS Kesehatan Cabang Balikpapan membuka layanan di Kawasan Car Free Day Lapangan Merdeka, Jalan Jenderal Sudirman, Balikpapan, Minggu (6/10/19) pagi. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Kenaikan iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan hingga 100 persen yang akan diberlakukan per 1 Januari 2020.

Hal ini mendorong peserta BPJS Kesehatan mandiri, masyarakat tidak mampu dan tidak terdaftar sebagai peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) ramai-ramai memilih turun kelas.

Salah seorang peserta BPJS Kesehatan mandiri, Wahyu Hidayat (41), warga Samarinda Ilir mengaku, setelah pemerintah menetapkan kenaikan iuran BPJS Kesehatan, dirinya langsung mengajukan permohonan turun kelas.

Bersama warga lainnya, Wahtu mendatangi Kantor BPJS Kesehatan Cabang Samarinda di Jalan Juanda.

Wahyu beserta istri dan anak semata wayangnya pengguna kartu BPJS Kesehatan kelas II membawa berkas guna melengkapi syarat administrasi turun ke kelas III.

Menurutnya, sangat berat jika masih bertahan di kelas II dengan tarif baru Rp 110.000 per orang setiap bulan.

"Saya ikut mandiri, sementara saya kerjanya swasta dan masih serabutan. Kenaikan iuran ini jelas beban buat saya. Daripada saya nanti nunggak terus, lebih baik saya turun kelas," ungkap Wahyu.

Siap-siap Penunggak Iuran, BPJS Kesehatan Balikpapan akan Datangi Rumah Peserta, Ini Prosedurnya

Iuran Naik Peserta BPJS Kesehatan di Balikpapan Ramai-ramai Turun Kelas, RS Diimbau Tambah Kelas III

Prabowo Subianto tak Diundang di Reuni 212, Panitia Malah Undang Anies Beri Pidato

Sesuai Perpres Nomor 75 tahun 2019 tentang Perubahan atas Perpres Nomor 82 tahun 2018 tentang Jaminan Kesehan, tarif BPJS Kesehatan naik 100% untuk kepesertaan mandiri baik kelas I, II, dan III per awal Januari 2020.

Dalam Perpres itu ditetapkan kenaikan tarif yakni Kelas I dari Rp 80.000 menjadi Rp160.000, kelas II dari Rp 51.000 menjadi Rp 110.000, dan kelas III dari Rp 25.500 menjadi Rp 42.000.

Kenaikan tarif ini dinilai memberatkan warga peserta BPJS Kesehatan mandiri. Mereka pun ramai-ramai mengajukan turun kelas karena khawatir tidak mampu membayar iuran.

Halaman
1234
Editor: Sumarsono
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved